NUFF 2020

NUSANTARA FASHION FESTIVAL 2020

Banjir Peminat, Industri Jeans Lokal Semakin Bangkit

Respati Hafidz Budi, Co-Founder Darahkubiru (Foto: Instagram/@direz_)
Respati Hafidz Budi, Co-Founder Darahkubiru (Foto: Instagram/@direz_)

GenPI.co - Saat ini semakin banyak brand clothing lokal yang digemari masyarakat, khususnya para generasi muda. 

Dua brand clothing lokal yang sukses menarik minat masyarakat adalah Pot Meets Pop (PMP) dan Darahkubiru.

BACA JUGA: Cerita Bos PMP Populerkan Produknya  di Amerika dan Malaysia

Co-Founder Darahkubiru, Respati Hafidz Budi membenarkan bahwa industri clothing, khususnya jeans lokal sedang bangkit. 

Hal tersebut ia utarakan dalam Fashion Talks Nusantara Fashion Festival (NUFF) 2020 yang bertajuk “The Rise of Local Denim”.

“Dibilang bangkit ya benar banget. Jeans lokal itu udah mulai jadi hal yang mainstream sih. Udah lebih terbuka,” kata Respati, Jumat (14/8).

Menurutnya, industri jeans lokal mulai ramai sejak tahun 2009 dan 2010. 

Bahkan, ia berani mengatakan saat ini industri jeans lokal sudah mencapai tahap dewasa dan tinggal bagaimana mempertahan kesuksesan tersebut.

“Tahun 2009-2010 itu banyak banget brand denim lokal yang muncul. Emang lagi hype juga,” tutur Respati. 

Ia mengatakan, kunci yang paling penting dalam mempertahankan bisnis jeans lokal adalah dengan terus berinovasi.

 Dengan demikian, masyarakat akan selalu menanti produk terbaru yang diluncurkan.

“Pasti semua brand, business owner pengen berinovasi. Yang penting pinter-pinter ngikutin trend aja,” ujar Respati.

BACA JUGA: Tips Dari Co-Founder Darahkubiru Agar Produk Cepat Sold Out

Meski demikian, Respati mengingatkan kepada para pemilik usaha clothing, untuk tetap mempertahankan ciri khas dan identitasnya masing-masing. 

Dengan begitu, masing-masing pengusaha bisa menghasilkan produk yang unik dan berbeda dengan yang ada di pasaran.

“Yang penting tetap sesuai sama value yang kita pegang,” tutur Respati. (*)

Simak video menarik berikut:


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

BERITA LAINNYA