Zohri, Magnet Baru Wisata Lombok

Mini market yang dimiliki Zohri di ruas jalan raya Senggigi menuju Gili Trawangan.
Mini market yang dimiliki Zohri di ruas jalan raya Senggigi menuju Gili Trawangan.

Belum hilang euforia di Lombok, Nusa Tenggara atas diraihnya kembali penghargaan wisata halal, Kini bertambah lagi satu prestasinya. Kali ini dari bidang olah raga. 

Adalah Lalu Zohri, sprinter muda kelahiran kota Tanjung, kabupaten Lombok Utara (KLU). Namanya harum, karena finish di urutan ketiga di event Seiko Golden Grand Prix 2019 di Osaka Jepang, Minggu (19/5).

Zohri bahkan membukukan rekor baru di jarak 100 meter putra tingkat Asia, yaitu 10,03 detik. Rekor baru ini pula yang kemudian mengantarkan meraih tiket khusus, Olimpiade Jepang di tahun 2020 nanti.

Baca juga: Zohri Akan Tampil Turnamen Atletik Osaka Grand Prix 

Di Lombok sendiri, nama Zohri akhirnya semakin dikenal luas. Salah satu penanda khususnya adalah mini swalayan di ruas jalan raya Senggigi menuju Gili Trawangan. Plang nama toko ini mencolok mata. Selain nama Zohri yang tertulis besar, satu logo sprinter disertakan. Toko ini milik si pelari cepat Lombok. Juga pelari tercepat se-Asia.

Seorang ibu pemilik pom bensin mini di samping toko Zohri, menyebutkan toko ini selalu tampak ramai sejak mulai dibuka.

“Rata-rata ingin berfoto ramai-ramai. Tapi, banyak juga yang memang sengaja berbelanja,” ungkap ibu tersebut kepada GenPI.co.

Bangunan ikonik Zohri juga bertambah dengan beredarnya berita di media daring. Tentang satu rumah baru yang dibangun oleh Kementerian PUPR si pelari cepat itu. Kementerian ini termasuk yang aktif memulihkan banyak bangunan-bangunan public di KLU yang memang luluh lantak diguncang gempa 7 SR di 5 Agustus tahun lalu.

Selain rumah baru, rumah lama Zohri juga direnovasi dengan proyek bersama dari TNI dan Polri senilai 30 juta rupiah. Zohri yang telah yatim piatu sejak tahun 2017, kini memiliki rumah lama dan  rumah baru di dusun Telaga Wereng, serta sebuah mini market.

"Minimarket Zohri dihadiahkan oleh ACT (Aksi Cepat Tanggap), sebagai bentuk apresiasi atas prestasi Zohri. Dananya dari Dana Wakaf produktif yang Pengelolaannya dilakukan PT HPR selaku operator toko retail mitra ACT dan keuntungannya untuk Zohri," ujar Juani Suhardani, aktivis ACT NTB.

KLU kini tak hanya ikonik dengan spot Gili Tramena (Trawangan, Meno dan Air) yang mendunia, atau Rinjani dari jalur pendakian desa Senaru. KLU kini juga akan dikenal dunia, melalui sosok seorang Lalu Zohri. Putra asli suku Sasak, Lombok, yang akan mengharumkan nama Indonesia dari dunia olahraga. Tepatnya, sprinter 100 meter.

Simak juga video berikut


Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER