Liburan di Wonosobo di Bulan Juni, Sambangi 3 Event ini

Kejurnas Paralayang Trip Of Indonesia (TROI), satu dari tiga event yang bisa disambangi saat libu di Wonosobo pada Juni 2019.
Kejurnas Paralayang Trip Of Indonesia (TROI), satu dari tiga event yang bisa disambangi saat libu di Wonosobo pada Juni 2019.

GenPI.co - Juni 2019 adalah bulan yang ditunggu-tunggu banyak orang. Sebab, ada Hari Raya Idul Fitri yang rupanya berbarengan dengan libur sekolah. Bagi yang hobi traveling, kesempatan ini tentu a tak disia-siakan untuk mengatur jadwal menjelajahi Nusantara.

Jika belum ada rencana, bolehlah tengok agenda yang akan diselenggarakan di Wonosobo. Apa saja? Simak rangkuman di bawah ini

Baca juga: Romantis, Turis Ini Melamar Calon Istrinya di Puncak Gunung Bromo 

14 Juni 2019 – Pagerejo Laku Sikeramat

Pagerejo Laku Sikeramat adalah selamatan yang dilakukan di desa Pagerejo, Kertek, Wonosobo. Prosesi selamatan sadranan yang dihelat oleh masyarakat lokal setiap 70 hari sekali. Keunikannya ada di sebelum tradisi ini dimulai, karena warga akan menyiapkan tenong yang berisi Nasi Golong (Giling papat, limo pancer dan ambeng papat). Dilengkapi pula dengan udang Srundeng, krupuk udang dan telur dan juga sayur tahu. Lokasi acara di makam Kyai Sunan Puger (Makam Sikramat).

Prosesi diawali dengan doa bersama, meminta kepada Allah SWT agar warga selalu diberikan keselamatan, keberkahan dan kelancaran. Lalu dilanjutkan dengan "ngalap berkah" atau makan tenongan secara bersama. Acara ini sangat cocok untuk kamu yang ingin belajar dan menguri-uri budaya dan tradisi desa. Selain bisa melihat prosesi, makan nasi golong bersama, tentunya akan tambah keluarga baru di sana.

15 Juni 2019 – Java Balloon Attraction

Bertempat di Lapangan Pagerejo Kertek, agenda ini juga merupakan agenda yang ditunggu-tunggu. Sebab kapan lagi melihat langit Wonosobo yang dipenuhi balon udara? Tidak hanya dipamerkan, balon-balon ini nantinya juga dilombakan. Pendaftaran sudah mulai dibuka minggu lalu dan berakhir di H+5 lebaran.

Balon-balon berwarna-warni dengan corak yang menarik ini juga dipastikan memenuhi ketentuan penerbangan yang aman, yaitu dengan cara ditambatkan dan dengan ketinggian tertentu. Tentu saja, keuntungannya adalah akan lebih banyak waktu untuk para penikmat dan yang hobi fotografi untuk menangkap momen langka ini.

Agenda ini akan diramaikan dengan Sindoro Sumbing Art Performance oleh kelompok seni lokal, Sindoro Hill Rock and Cullinary Party yang dilengkapi dengan pentas musik rock dan pameran kuliner, hingga Lampion Gunung di malam harinya. Juga ada Ngopi Nang Gunung Sindoro, Sindoro Sumbing Riding And Camping Ground. Seru kan!

Java Ballon Attraction ini juga masuk kedalam rangkaian Festival Sindoro Sumbing kerjasama antara Pemkab Wonosobo dan Pemkab Temanggung. Jadi jangan lewatkan melihat Eropa kecil di Wonosobo tanggal 15 Juni besok ya!

Baca juga: Sambut Lebaran, Yuk Ikut Lomba GenPI.co Bagi-bagi THR 

28-30 Juni 2019 – Kejurnas Paralayang Trip Of Indonesia (TROI)

Tiga tahun sudah olahraga paralayang eksis di Wonosobo. Bukit Kekeb Desa Lengkong yang berada di ketinggian 1.820 mdpl selain menjadi tempat terbang dengan pemandangan yang sangat indah, tempat take off paralayang Wonosobo juga mempunyai angin global yang tak bergantung musim.

Dengan akses lokasi yang sangat mudah, berjarak kurang lebih tujuh kilometer dari pusat kota Wonosobo adalah salah satu keunggulan dari venue paralayang Wonosobo di Desa Lengkong sehingga sangat berpotensi bisa menjadi destinasi wisata olahraga dirgantara di Wonosobo.

Lokasi paralayang Wonosobo itu telah mendapat kunjungan enam duta besar negara sahabat beserta 100-an agen tour wisata se Indonesia untuk terbang tandem bersama Paralayang Wonosobo. Atas keberhasilan penyelenggaraan event-event paralayang berskala nasional dengan safety flight dan zero accident, 2018 ini Wonosobo dipilih sebagai tuan rumah kejuaraan nasional 'Wonosobo Open Paragliding 2018', yang kemudian diteruskan dengan Kejurnas Paralayang Trip Of Indonesia (TROI) 2019.

Ingin menikmati pemandangan asri dan perbukitan yang menawan atau melihat secara langsung ratusan peserta yang mengudara dengan paralayangnya? Jangan sampai dilewatkan yah.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER