Keliling Palembang dengan Modal Rp30 Ribu, Bisa Banget!

Ini itinerary yang bisa kamu manfaatkan saat berkeliling Palembang dalam satu hari dengan biaya sewa angkuta yang terjangkau. (Foto: Robby Sunata/ GenPI.co)
Ini itinerary yang bisa kamu manfaatkan saat berkeliling Palembang dalam satu hari dengan biaya sewa angkuta yang terjangkau. (Foto: Robby Sunata/ GenPI.co)

GenPI.co - Palembang adalah kota penuh sejarah yang bisa menjadi pilihan weekend getaway Kamu. Selain penuh sejarah, tiket pesawat ke kota ini dari Jakarta termasuk rendah. Juga, kamu bisa berkeliling kota Palembang hanya dengan modal Rp 30 ribu tanpa sewa kendaraan atau ojek online. Dan itu sudah merupakan ongkos pulang-pergi melintasi sungai Musi dari utara ke selatan.

Tertarik? Berikut ini itinerary yang bisa menjadi panduan bagi kamu yang hendak mencoba.

Pertama, ini adalah perjalanan Pulang – Pergi satu hari saja antara Jakarta dan Palembang. Karena kamu tidak akan menginap maka bawalah tas yang kecil saja, cukup untuk meletakkan dompet dan beberapa peralatan hias bagi traveler perempuan dan gadget untuk traveler laki-laki. Dengan barang bawaan yang ringkas kamu bisa menghemat tenaga dan tak perlu mengantri pengambilan bagasi.

Baca juga: 

LRT Palembang Perpanjang Waktu Operasional Sampai Malam 

Jelang HUT, Kota Palembang Gelar Puluhan Acara Seru 

Palembang-Bakauheni Bisa Lewat Tol Mulai 29 Mei 2019 

Kedua, usahakan untuk mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sebelum pukul 06:45 WIB. Dengan begitu, kamu bisa mengejar LRT keberangkatan pukul 07:11 WIB. Begitu mendarat, kamu cukup berjalan keluar dari pintu kedatangan. Di sebelah kanan pintu itu terdapat tangga menuju ke stasiun LRT di bandara. tujuan pertama kita adalah stasiun Cinde, tempat kamu akan sarapan pagi dengan menu khas Palembang.

Pukul 07:55 WIB traveler tiba di stasiun Cinde. Dari sana kamu akan melihat hotel Horison, melangkahlah kesana karena tempat tempat sarapan berada di sebelahnya. Tempat yang kamu tuju bernama Warung Sama Rasa. Warung ini menyediakan makanan sarapan khas Palembang seperti lakso dan burgo.

Setelah puas sarapan, kamu bisa berjalan kaki sebentar sepanjang Pedestrian Sudirman untuk melihat arsitektur rumah toko khas tahun 1940 sampai 1970-an. Setelah itu kamu harus kembali ke stasiun Cinde untuk mengejar LRT pukul 09:30 WIB atau 09:53 WIB. Perhentian selanjutnya adalah stasiun Jakabaring.

LRT akan tiba di stasiun Jakabaring antara pukul 09:45 WIB atau 10:08 WIB, tergantung LRT jam berapa yang membawa kamu berangkat dari stasiun Cinde.Keluar  dari stasiun, kamu akan melihat gerbang masuk Jakabaring Sport City, tempat pelaksanaan Asian Games 2018 dan kompleks olahraga terbesar di Indonesia. Lingkungan Jakabaring Sport City dipenuhi pepohonan dewasa dengan dedauanan rindang, sehingga kamu bisa berjalan santai di sini dan bisa duduk beristirahat di beberapa bangku taman yang tersedia.

Keliling Palembang dengan Modal Rp30 Ribu, Bisa Banget!Stasiun LRT di Palembang. (Foto: Robby Sunata/GenPI.co)

Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring adalah bangunan olahraga pertama yang akan kamu temui saat masuk ke JSC. Stadion ini adalah markas klub sepakbola Sriwijaya FC. Di balik stadion ini terdapat fasilitas olahraga lainnya namun yang paling menarik adalah bangunan Aquatik dengan fasilitas kolam renang kelas olimpiade dalam sebuah bangunan yang nampak seperti rumah keong.

Setelah puas berjalan-jalan di dalam JSC, traveler harus segera kembali ke stasiun Jakabaring untuk mengejar LRT pukul 12:01 WIB atau 12:25 WIB. Perhentian selanjutnya adalah makan siang di kota tua Palembang. Tujuan kamu adalah stasiun Ampera.

Pukul 12:11 WIB atau 12:35 WIB traveler akan tiba di stasiun Ampera yang berada tepat di kaki jembatan Ampera. Melangkah keluar dari stasiun kaki kamu sudah menginjak trotoar jembatan Ampera dan jika kamu belum terlalu lapar maka tidak ada salahnya menyempatkan diri untuk berfoto di jembatan ikonik ini. Setelah itu, kamu dapat beribadah di Masjid Agung Palembang dan makan siang di warung kopi HAR yang berada di seberang masjid. Untuk kesana kamu harus menaiki jembatan penyeberangan orang (JPO) yang membentang  di antara jalanan di bawahnya dan rel LRT di atasnya.

Warung kopi HAR adalah tempat warga Palembang berkumpul membicarakan banyak hal sambil ditemani segelas kopi, dan sepotong martabak telur yang disiram dengan kuah kari daging. Pilihan lain yang tersedia di tempat ini adalah nasi minyak dengan lauk ayam kare dan sambal nanas yang enak sekali. Selesai makan, kamu bisa berkeliling ke sekitar warung kopi, ke arah timur menuju pasar Temenggung untuk membeli beberapa oleh-oleh berupa kue khas peranakan Palembang yang gurih.

Pilihan perjalanan lainnya adalah ke arah barat stasiun Ampera. Disini terdapat Monumen Perjuangan Rakyat, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Benteng Kuto Besak, dan Sungai Musi yang agung dengan jembatan legendaris di atasnya.

Kamu bisa minum teh ditemani dengan kudapan di tepian Ampera, terdapat restoran modern dan tradisional yang bisa kamu pilih dan semuanya berada di atas sungai Musi. Kamu bisa berada disini sampai azan Magrib berkumandang, setelah itu kamu harus segera menuju stasiun Ampera dan naik ke LRT keberangkatan terakhir pada pukul 18:33 WIB. Kamu akan tiba di bandara Sultan Mahmud Badaruddin II tepat pada pukul 19:21 WIB.

Lalu, berapa biaya angkutan yang akan kamu keluarkan untuk mengikuti itinerary di atas? Tiket LRT dari stasiun Bandara ke stasiun Cinde adalah Rp10 ribu. Lalu tiket dari stasiun Cinde ke stasiun Jakabaring adalah Rp5 ribu, sama dengan harga tiket dari Stasiun Jakabaring menuju ke stasiun Ampera.  Lalu tiket terakhir yang kamu mesti beli adalah tiket dari stasiun Ampera menuju stasiun Bandara senilai Rp 10 ribu. Total keseluruhan biaya transportasi berkeliling Palembang seharian adalah Rp 30 ribu. Murah sekali bukan!

Semua tiket dapat dibeli langsung di kasir yang tersedia di masing-masing stasiun LRT. Kamu hanya perlu mengantri di depan kasir menunggu giliran lalu menyebutkan stasiun tujuan kamu kepada kasir dan melakukan pembayaran jika giliranmu telah tiba. Terdapat tiket kertas untuk sekali jalan atau kartu LRT yang bisa diisi ulang bagi para pengguna berulang LRT.

Setelah membeli tiket, kamu bisa masuk ke area tunggu sebelum diizinkan naik ke peron. Pengguna LRT hanya diizinkan naik ke peron bila LRT telah tiba dan semua penumpang telah turun dari peron.

Selamat mencoba!

Simak juga video menarik berikut


Reporter: Robby Sunata

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER