Apakah Hewan Unicorn Benar-benar Ada?

Jika traveler mencari unicorn, pergilah ke Greenland sebelah barat dan menyewa perahu untuk berkeliling di laut. Disana akan menemukan mamalia air dengan satu tanduk di kepalanya bernama Narwhal (Sumber foto:lrb.co.uk)
Jika traveler mencari unicorn, pergilah ke Greenland sebelah barat dan menyewa perahu untuk berkeliling di laut. Disana akan menemukan mamalia air dengan satu tanduk di kepalanya bernama Narwhal (Sumber foto:lrb.co.uk)

GenPI.co — Hewan bertanduk satu seperti kuda bertanduk satu, alias unicorn, memancing rasa ingin tahu apakah hewan ini benar ada atau tidak. Kuda yang bergerak anggun dengan satu tanduk di kepalanya telah menjadi inspirasi banyak mitos dan legenda, bahkan menjadi bagian dari trend dalam budaya modern melalui karakter ‘little pony’. 

Sayangnya, unicorn tidak benar-benar ada dan hanya merupakan hasil rekaan. Jangan sedih, ada satu hewan yang benar-benar memiliki tanduk dan bukan rekaan, inilah unicorn dari lautan. 

Jika traveler mencari unicorn dunia nyata maka pergilah ke Greenland sebelah barat dan menyewa perahu untuk berkeliling di laut. Disana akan menemukan mamalia air dengan satu tanduk panjang di kepalanya. Hewan unik ini bernama Narwhal dan dia adalah paus bertanduk. 

Narwhal adalah paus berukuran sedang dengan panjang tubuh berkisar antara 4 sampai 5 meter dan berat 800 sampai 1.600 kilogram. Fitur paling unik dari mamalia air ini adalah tanduknya. 

Tanduk seperti unicorn yang tumbuh di kepala Narwhal sesungguhnya adalah sebuah gigi taring yang tumbuh memanjang melewati bibirnya. Taring ini tumbuh berpilin ke arah kiri dan terus memanjang selama mereka hidup dan dapat mencapai ukuran antara 1,5 sampai 3,1 meter, lebih dari separuh panjang tubuhnya sendiri. 

ADVERTISEMENT

Ternyata tanduk unicorn pada Narwhal bukan hanya hiasan, melainkan memiliki fungsi yang penting. Tanduk itu berperan sebagai indra tubuh. Tanduk Narwhal berisi jutaan ujung saraf yang terhubung dengan otak dan berfungsi mengenali karakter perairan yang mereka renangi. 

Berbeda dari kebanyakan karakteristik gigi yang keras di luar dan lembut di dalam, gigi taring yang menjadi tanduk panjang ini memiliki bagian yang lembut di permukaan dan bagian yang padat dan keras di bagian dalam. 

Baca juga:


Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Maulin Nastria

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING