Cegah Flu pada Anak dengan Vaksin dan Cuci Tangan

Ilustrasi - Flu pada anak rentan terjadi di usia lahri hingga 18 tahun, sehingga perlu dicegah melalui vaksin dan cuci tangan.
Ilustrasi - Flu pada anak rentan terjadi di usia lahri hingga 18 tahun, sehingga perlu dicegah melalui vaksin dan cuci tangan.

GenPI.co — Penularan flu pada anak dapat dicegah dengan dua cara yakni rajin mencuci tangan dan vaksinasi flu pada usia enam bulan hingga 18 tahun, demikian menurut Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF) Prof dr Cissy B. Kartasasmita, SpA(K), PhD.

"Transmisi (influenza) cepat pada anak karena daya tahan tubuh belum baik," ujar dia dalam temu media mengenai pentingnya vaksin influenza untuk lansia dan tenaga kesehatan, di Jakarta, Jumat.

Lantaran belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, anak-anak menjadi salah satu kelompok usia yang paling rentan terkena influenza.

Risiko anak terkena penyakit yang disebabkan virus influenza, ujarnya, mencapai 20-30 persen, atau lebih tinggi dari orang dewasa yang memiliki peluang 5-10 persen.

Penularan virus bisa terjadi, antara lain melalui udara, dan kontak langsung dengan sekret atau muntahan. Misalnya, saat seseorang berbicara, dia mengeluarkan percikan ludah yang jika mengandung virus maka berisiko menularkan pada orang lain.

"Serangan tertinggi pada anak di sekolah sekitar 19,5 persen, di rumah 3,8 persen," kata Cissy.

Pada mereka yang terkena influenza, ada sejumlah gejala yang muncul antara lain tiba-tiba pilek, batuk tak berdahak, kadang-kadang diare, mual, muntah, demam di atas 38 derajat celsius, lemas, sakit tenggorokan, sakit kepala hingga sakit otot.


Pada tingkat yang lebih serius, influenza bisa menyebabkan komplikasi seperti radang paru, infeksi telinga, dan sinus.


Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS

Berita Tentang I Dont Hate Monday Terbaru dan Terkini Hari ini

KULINER