Siapkan Pusara, Kesaksian Penggali Kubur Sutopo Bikin Merinding!

Ada yang aneh ketika penggali kubur menyiapkan makam Sutopo. Apakah itu? (Foto : Istimewa)
Ada yang aneh ketika penggali kubur menyiapkan makam Sutopo. Apakah itu? (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Sutopo Purwo Nugroho yang meninggal pada Minggu (7/7), kini telah dimakamkan di TPU Sasonolayu. Tempat itu tak jauh dari rumah duka di Jalan Jambu RT.07 RW.09, Kampung Surodadi, Kelurahan Siswodipuran, Kabupaten Boyolali. Namun, ada kisah yang bikin merinding seputar penggalian pusara Sutopo. Hal ini didapat berdasarkan kesaksian dari salah satu penggalinya bernama Warto.

Baca juga :

Sang Ibu Pingsan Saat Jenazah Sutopo PN Tiba di Rumah Duka 

Kepala BNPB Bakal Pimpin Upacara Pemakaman Sutopo 

Air Mata Ganjar Pranowo Menggenang Sambut Jenazah Sutopo di Depok 

ADVERTISEMENT

Warto sudah 15 tahun jadi penggali kubur. Menurutnya tanah di makam tersebut tak begitu layak untuk jadi tempat peristirahatan terakhir lantaran teksturnya keras. Warto mengatakan, seringkali dia harus menyiapkan tanah makam 1,5 x 2,5 meter, 4 jam sebelum jenazah dimasukkan ke liang lahat. "Malah pernah seharian," katanya seperti dilansir dari Tribun.

Namun saat menggali pusara Sutopo, dia merasakan kejanggalan. Apa pasal? Ternyata liang lahat untuk peristirahatan terakhir bagi Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu sangat mudah digali. "Hanya 2 jam lebih," ujar Warto lagi.

Harusnya Warto 'bertemu' dengan batuan besar yang padas. Namun dia hanya menemui kerikil kecil ketika menggali makam Sutopo. "Ya mungkin karena kebaikan Pak Sutopo semasa hidup, bermanfaat untuk banyak orang di Indonesia," tuturnya.


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING