Berebut Oksigen di Jakarta

Berebut Oksigen di Jakarta - GenPI.co
Dengan kondisi udara seperti ini, rasanya tak heran jika penduduk Jakarta rebutan oksigen (Foto : Istimewa)

GenPi.co - Jakarta menjadi salah satu kota di dunia dengan udara paling berpolusi. Laporan dari sejumlah indeks kualitas udara Ibu kota berada pada angka yang mengkhawatirkan. Bahkan, sebagian besar indeks menempatkan Jakarta sebagai 5 besar kota dengan polusi udara paling tinggi di di dunia. 

Salah satunya adalah laporan dari AirVisual, situs penyedia peta polusi udara di dunia. Pada 29 Juli 2019, laporan AirVisual menyatakan bahwa ranking kualitas udara Jakarta berada di urutan pertama yang terburuk di dunia. Indeks kualitas udara (AQI) Jakarta berada di angka 196, yang termasuk dalam kategori tidak sehat. Angka tersebut mengalahkan Dubai (United Arab Emirates) dengan skor 145, lalu diikuti Johannesburg (South Africa) dengan skor 129 sebagai peringkat ketiga teratas. 

Baca juga :

Hari Ini, Ada Sidang Gugatan Polusi Udara Jakarta yang Buruk

Butuh 933 Bengkel Uji Emisi Menuju Jakarta Bebas Polusi

Lidah Mertua Bisa Taklukkan Polusi Udara dengan Segera

AirVisual  menggunakan indeks kualitas udara atau AQI, untuk mengukur tingkat keparahan polusi udara di sebuah kota. Indeks ini merupakan gabungan dari 6 polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), dan ozon (O3) di permukaan tanah. Rentang nilai AQI adalah 0-500, dimana semakin tinggi nilai AQI, maka semakin parah pula tingkat polusi udara di kota tersebut. 

Meski demikian, laporan berbeda datang dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). KLHK mengacu pada Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), yang menyatakan bahwa kualitas udara di Jakarta berada dalam kategori sedang. Laporan tersebut hanya mendeteksi bahwa kadar udara yang tidak sehat hanya di wilayah Jakarta Selatan dengan nilai Indeks standar pencemaran udara (ISPU) 149. Sementara ISPU di kawasan Gelora Bung Karno memiliki indeks pencemaran udara 87 dengan status sedang dan stasiun Jakarta Pusat dengan indeks pencemaran udara 82 berstatus sedang. 

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara