GoJek GoGreener, Merchant GoFood Tetap Untung Tanpa Plastik

GoJek GoGreener yakinkan merchant GoFood, bisnisnya tetap untung dengan gaya hidup ramah lingkungan (Foto : Banonk/GenPI.co)
GoJek GoGreener yakinkan merchant GoFood, bisnisnya tetap untung dengan gaya hidup ramah lingkungan (Foto : Banonk/GenPI.co)

GenPI.co - GoJek meluncurkan gerakan GoGreen sebagai upaya mereka untuk mendorong dan mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan. Gerakan GoGreener ini melibatkan para Merchant yang berjualan melalui layanan GoFood, para rider yang mengantarkan pesanan GoFood, dan para pelanggan yang memesan makanan melalui layanan GoFood.

Tiga pihak yang terlibat dalam segitiga GoFood ini dihadirkan dalam peluncuran gerakan GoGreener di kafe Arborea pada hari Kamis tanggal 8 Agustus 2019. 

Baca juga :

Gojek GoGreener, GoFood Kini Kurangi Pemakaian Kantong Plastik

Gojek Ganti Logo, Nadiem: Biar Mengartikan Segalanya

Waspada Ada Penipuan Atas Nama GoJek, Begini Modusnya

VP Corporate Affairs Food PT Go-jek Indonesia Rosel Lavina mengatakan bahwa GoJek hendak mendorong keyakinan para merchant bahwa bisnis yang ramah lingkungan tetap bisa mendatangkan keuntungan. Hal yang sama diungkap oleh co-founder dan penasehat LSM PlastikDetox Marc-Antoine Dunais "bersama GoFood kami telah mengedukasi dengan berbagai macam pendekatan yang relevan agar mitra merchant paham bahwa laba dan bisnis yang bertanggungjawab dapat berjalan beriringan." Ujarnya sembari menyebut edukasi yang dimaksud telah dadakan di Denpasar dan akan dilakukan lagi setelah peluncuran GoGreener. "Kini semakin banyak pelaku bisnis yang menyadari pentingnya responsible bisnis karena permintaan masyarakat, peraturan pemerintah, bahkan kesadaran sendiri." Ujarnya lagi.


Gerakan GoJek GoGreener ini ditandai dengan alat makan yang kini dijual terpisah dari makanan di dalam aplikasi GoFood dan para rider yang dilengkapi dengan tas khusus sehingga pengantaran makanan tidak lagi memerlukan wadah plastik. Dua hal ini selain akan mengurangi sampah plastik juga akan mengurangi biaya operasional merchant karena berkurangnya kebutuhan atas alat makan dan kantung plastik. Bahkan bisa menambah keuntungan merchant karena kini alat makan plastik dijual dan bukan lagi compliment pada pesanan.


RELATED NEWS