Mood Hancur Sejadi-Jadinya Bisa Kelar dalam 12 Menit! Ini Caranya

Kesedihan mendalam, segera terhempas dengan cara sederhana ini. Cukup 12 menit saja melakukannya dan kamu akan lebih bahagia (Foto : Hello Sehat)
Kesedihan mendalam, segera terhempas dengan cara sederhana ini. Cukup 12 menit saja melakukannya dan kamu akan lebih bahagia (Foto : Hello Sehat)

GenPI.co - Semua orang pada umumnya pasti pernah merasakan suasana hati yang buruk yang disebabkan oleh banyak faktor. Namun, tidak banyak yang dapat mengembalikan suasana hati menjadi baik kembali.

Sebuah penelitian menjelaskan bahwa untuk dapat kembali membuat suasana hati menjadi lebih baik, ternyata sangat simpel tapi jarang banget bisa dipraktikkan. Yakni, berhenti fokus pada diri sendiri dan mulai memikirkan orang lain. Lah?

Metode ini telah diuji dalam sebuah penelitian dengan cara pergi keluar ruangan selama 12 menit dan berusahalah memikirkan berbagai hal positif tentang orang lain yang ada di sekitar kamu.

Dilansir dari National Geographic, Kamis (10/10), menurut penelitian yang dilakukan oleh Douglas Gentile, seorang psikolog dari Iowa State University, memaparkan bahwa berjalan- jalan sejenak dan menawarkan bantuan terhadap orang lain atau melakukan hal baik kepada orang lain dengan berfikir positif saja dapat mengurangi kegelisahan. Tak hanya itu saja hal tersebut juga dapat menciptakan rasa bahagia dari keterhubungan sosial.

Penelitian ini pernah dilakukan kepada 496 partisipan orang untuk melakukan survey kecil. Sebelumnya setiap orang diminta 12 menit berjalan di sepanjang lorong sebuah universitas. 

Selama melakukan hal tersebut partisipan diminta untuk memikirkan seorang yang ada di sekitarnya secara spesifik. Pemikiran tersebut dibagi menjadi 2 kelompok ada yang memikirkan tentang cara mereka bernasib lebih baik dan berharap kebahagiaan bagi orang lain.

Setelah 12 menit survey dilakukan, partisipan yang ada kembali untuk mengukur tingkat perasaan yang mereka rasakan, yang meliputi kegelisahan, kebahagian, kepuasan, empati, keterhubungan, dan kepedulian.


Dari hasil survey tersebut membuktikan bahwa banyak dari partisipan merasa bahagia dan lebih empati dengan melakukan hal tersebut. Sehingga dari penelitian ini juga dapat menyimpulkan, saat terjebak dalam suasana hati yang tidak baik, tentu dibutuhkan pemasukan hal yang positif yang berguna juga bagi orang lain.


RELATED NEWS