Penderita Kanker di Indonesia Mencapai 347.792 Orang

Penderita Kanker di Indonesia Mencapai 347.792 Orang - GenPI.co
Penderita Kanker di Indonesia Mencapai 347.792 Orang. Foto: Freepik

GenPI.co - Kanker telah menjadi penyebab nomor satu kematian di negara-negara maju, menggeser penyakit jantung berdasarkan hasil dua survei global terhadap tren kesehatan yang dilaksanakan selama satu dekade.

Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal medis The Lancet (2019), kanker di negara-negara maju kini membunuh lebih banyak orang ketimbang penyakit jantung.

BACA JUGA: Waspada dengan Tahi Lalat, Bisa Jadi Tanda Kanker Kulit

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel secara tidak terkendali yang memiliki kemampuan untuk menyusup dan merusak sel-sel sehat di dalam tubuh. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan mencatat bahwa kanker menjadi penyebab kematian ketiga terbanyak setelah jantung dan stroke.

Prevalensi penderita kanker di Indonesia adalah 1,4% dengan jumlah total 347.792 penderita. Di Jawa Barat, masyarakat yang menderita penyakit kanker bertambah banyak dua kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir. 

Data dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada 2017 menyebut, sebanyak 21 dari 100.000 orang di Jawa Barat diprediksi menderita penyakit kanker.
Berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) 2018, kanker payudara menjadi yang paling banyak diderita masyarakat Indonesia (16,7%), lalu diikuti oleh kanker serviks (9,3%), paru (8,6%), kolorektal (8,6%), dan hati (5,3%).

Di antara sejumlah kasus kanker itu, kanker kolorektal adalah yang paling tidak banyak diketahui masyarakat umum. Gejalanya yang tersamar dengan penyakit lain yang lebih umum diduga menjadi penyebab mengapa utama kanker kolorektal tak banyak diketahui.

Kanker kolorektal adalah jenis kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon), atau pada bagian paling bawah dari usus besar yang terhubung ke anus (rektum). Kanker ini juga dikenal dengan sebutan kanker kolon atau kanker rektum, tergantung pada lokasi tumbuhnya kanker.
 
Gejala kanker kolorektal seringkali dirasakan oleh pasien ketika kanker sudah berkembang jauh. Pada Survei Globocan 2018, kanker kolorektal adalah kanker nomor dua paling banyak diidap oleh pria setelah kanker paru di Indonesia.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara