Di Balik Koridor Sekolah, Aku Hanyalah Pengagum Rahasiamu....

ilustrasi : pengagum rahasia ( sumber : pixabay )
ilustrasi : pengagum rahasia ( sumber : pixabay )

Setiap kali aku ingin memberikan hadiah dan surat, selalu saja aku tidak berani. Aku hanya bisa mengaguminya saja tanpa pernah berani. 

BACA JUGA : Maaf, Agnes... Aku Terpaksa Memilih Cinta Titipan Ibu

Suatu hari aku pernah membawakan bekal mi goreng buatanku spesial untuk kak Bastian, seperti biasa aku tidak berani memberikannya.

Saat itu kakak kelas perempuan ada yang mendekatiku. Ia bertanya kepadaku dan sepertinya ia tahu apa yang aku bawa ini untuk diberikan ke siapa. 

Tetapi, untuk pertama kalinya aku sangat sedih. Bagaimana tidak, kakak kelas itu mengambil bekalku dan menumpahkanya di hadapanku.

ADVERTISEMENT

Aku merasa sia-sia sudah memasakkan spesial untuk kak Bastian. Sejak saat itu aku sering di bully oleh kakak kelas perempuan. 

Mereka mengejekku dengan kata-kata yang tak pantas. Belakangan aku jadi sering sedih, aku juga kapok membawa sesuatu di tanganku. Karena jika terlihat oleh mereka, aku akan habis di bully. 

Suatu hari saat aku di taman sekolah menangis karena habis di bully, kak Bastian yang tidak sengaja lewat. Ia menegurku dan memegang pundakku, "Hai, nggak apa-apa?". 


Reporter : Annissa Nur Jannah

Redaktur : Landy Primasiwi

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING