Benarkah Agar Pusar Bayi Tidak Bodong Harus Ditempel Uang Koin?

ilustrasi : agar pusar anak tidak bodong, benarkah harus ditempelkan koin? ( foto : pixabay)
ilustrasi : agar pusar anak tidak bodong, benarkah harus ditempelkan koin? ( foto : pixabay)

GenPI.co - Berbagai mitos masih terus berkembang hingga kini di Indonesia. Baik, soal pernikahan, kisah cinta ataupun kondisi anak.

Seperti mitos tentang bayi yang habis puput pusar. Konon katanya pusarnya wajib ditempelkan pada koin setelah di potong.

Tujuannya agar bentuk pusar anak sempurna, yakni tidak bodong. Sebab, pusar bodong sangat dihindari karena rupanya kurang bagus.

Padahal, cara itu cukup berbahaya untuk sang buah hati. Sebab, karena kesterilan koin tidak dapat dijamin.

Bisa saja kuman yang ada koin pindah ke tali pusar yang belum kering. 

loading...

Efeknya dapat berdampak kepada kesehatan bayi, paling buruk bisa mengancam kematian jika kuman sudah menyebar terkena sipsis.

Sebenarnya ibu wajib tahu, bahwa hal tersebut sangat wajar ketika habis dipuput tali pusar bayi akan menonjol.

Sebab, otot dinding yang lemah sangat berpengaruh pada bentuk pusar.


Reporter : Andri Bagus Syaeful

Redaktur : Landy Primasiwi

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING