Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

World Smile Day, Tompi Beri Semangat untuk Anak Bibir Sumbing

Dokter Tompi. Foto: Twitter?@dr_tompi
Dokter Tompi. Foto: Twitter?@dr_tompi

GenPI.co - Menjalani aktivitas sebagai musisi sekaligus dokter, tak menyurutkan tekad Tompi untuk berbagi kepada sesama.

Pria yang juga dikenal dengan ahli bedah plastik ini menggelar kampanye 'Tebar Satu Senyuman' dalam rangka World Smile Day yang jatuh 2 Oktober lalu.

BACA JUGAJangan Termakan Tren, Ikuti Saran Dokter Tompi Sebelum Oplas

Lewat acara yang diprakarsai Smile Train Indonesia, organisasi nirlaba Internasional bersama The People Of Asia.

Tompi membagikan cerita tentang dedikasi dan perhatiannya terhadap pasien penderita bibir sumbing di Indonesia dalam sebuah percakapan virtual yang menginspirasi.

World Smile Day merupakan hari perayaan global yang sekaligus menjadi pengingat masyarakat untuk selalu berbagi senyum dan kasih sayang kepada sesama.

Tompi menyebut, musik dan tarian adalah salah satu dari banyak cara manusia untuk mendapatkan kebahagiaan dan tersenyum.

"Yang menjadi penting terutama dalam situasi seperti ini di mana kita memiliki keterbatasan dalam beraktivitas,” ujarnya dalam Webinar, Senin (19/10/2020).

Uniknya, acara ini juga mengadakan virtual dance challenge, yang merupakan social movement yang mengajak masyarakat Indonesia untuk memberikan senyum terbaiknya yang diekspresikan dalam sebuah tarian.

Salah satu lagu hit milik Tompi berjudul “Menghujam Jantungku” yang digunakan untuk tantangan ini menuai respons besar.

Kampanye World Smile Day ini untuk memberikan kebahagiaan, senyuman, dan harapan, terutama bagi anak-anak dengan celah bibir.

"Karena mereka saat ini masih belum bisa mendapatkan operasi akibat pandemic covid-19," imbuhnya.

Irfan Handaru Kasidi, co-founder The People of Asia mengatakan, momen ini bertujuan membagikan senyuman dan kebahagiaan kepada orang orang di sekeliling kita yang merupakan hal fundamental sebagai manusia.

Situasi pandemic covid-19 telah menyebabkan tertundanya hampir 3.300 operasi celah bibir dan langit-langit yang didukung oleh Smile Train bersama mitra.

"Namun sebisa mungkin kami mengupayakan untuk tetap dapat membantu operasi dapat berjalan meski dalam jumlah terbatas dan protokol kesehatan yang amat ketat," ungkap Irfan.


Reporter : Hafid Arsyid

Redaktur : Irwina Istiqomah

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING