Ingin Pemilu Damai, Pria ini Bikin Action Figur Capres Unik

Action Figur kreasi Iwan Awiryawan. (Foto: Timlo.net)
Action Figur kreasi Iwan Awiryawan. (Foto: Timlo.net)

Iwan Awiryawan sedang happy. Bagaimana tidak, karya kerajinannya banjir pesanan. Ia adalah seorang membuat acrion figure. Alih-alih membuat karakter superhero, sosok yang dibuat pria 41 tahun ini tak biasa; karakter calon presiden.

Jelang pemilu ini, pesanan terus berdatangan. Warga RT 02 RW 06 Jalan Duku VIII No.14 Jajar Solo tentu saja merasa senang, rezeki yang datang tak boleh dilewatkan.

Melalui karyanya, IWan Awiryawan juga punya misi. Terlebih setelah melihat kondisi belakangan antara dua pendukung calpres yang kerap gontok-gontokan. “"Saya melalui karyanya ini, ingin menyampaikan pesan momen Pilpres ini jangan sampai membuat para pendukung masing-masing pasangan calon memanas," ujarnya dilansir dari KB Antara.

Pensiunan Satpam ini mengaku menekuni membuat action figure sejak 2014. Selain capres, ia juga membuat sosok negarawan lainnya. “Dulu belum dipasarkan umum. Sedangkan pada 2019 mulai produksi lagi untuk pasar," kata pria yang akrab disapa Iwan itu.

Action Figur Capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto kreasi Iwan ini tampil unik. Pasalnya kedua sosok ini menggunakan busana Jawa lengkap dengan blangkonnya. Lebih istimewa, sosok itu tampil dengan kepala yang yang bisa menggeleng-geleng lucu.

Terkait itu, lagi- lagi Bapak dua anak itu punya alasan untuk itu. “Saya membuat tokoh dengan pakai pakaian adat itu, artinya asli produksi Indonesia. Saya bikin bisa geleng-geleng itu, karena situasi politik sedang memanas. Namun, mereka jika melihat itu, minimal tersenyum tidak jadi emosi,” ujar Iwan.

Lantaran bekerja sendiri, Iwan butuh satu minggu untuk memroduksi satu figure. Bahannya  terbuat dari clay atau rubber resin atau fiber glass. Semua bahan terebut bisa didapat dengan muda di daerah kediamannya.


Hasil karya Wiryawan tak bisa dipadang sebelah mata. Pasalnya wajah sosok dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Itu sebabnya harga yang dupatok pun tak murah, mulai dari Rp350 ribu hingga Rp1 jutaan.  


RELATED NEWS