Hindari 6 Bahan Kimia Berbahaya Ini Pada Skincare

Ilustrasi perawatan wajah
Ilustrasi perawatan wajah

GenPI.co - Demi mendapatkan kulit wajah yang bersih dan sehat, penggunaan produk perawatan wajah (skincare) dirasa sangat membantu. Namun tanpa disadari, sebagian besar produk ini mengandung bahan kimia pengawet. 

Dalam waktu yang lama formula kimia akan berdampak buruk terhadap kesehatan hingga memicu kanker. Sebelum terlanjur, ada baiknya untuk meneliti dengan seksama kandungan bahan-bahan kimia berbahaya. Biasanya bahan ini dirancang untuk menjaga formula stabil. 

Di bawah ini ada 6 bahan kimia yang harus dibuang dalam komposisi bahan skincare seperti dilansir Healthline. Apa saja?

1. Parabens

Kebanyakan orang akrab dengan parabens. Semua jenis produk dari perawatan kulit hingga sabun tangan hingga daftar pembersih rumah tangga terdapat label 'bebas paraben', tetapi tidak banyak orang tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan. Paraben digunakan untuk mempertahankan formula dan mencegah cetakan, dan dapat menjaga produk stabil hingga lima tahun ke depan.

BACA JUGA: Jangan Cukur Rambut di Area Sensitif Jika Tidak Mau Kena ini

2. Phenoxyethanol

Phenoxyethanol kurang terkenal daripada parabens, tetapi memiliki kualitas pengawet yang sama. Produk yang terdaftar sebagai bebas paraben hanya akan menggantinya dengan phenoxyethanol. Masalah kesehatan potensial akan muncul termasuk alergi dan gangguan sistem saraf.

3. Hydroquinone

Banyak produk pencerah mengandung bahan pemutih keras ini, yang justru melemahkan kulit. Selain itu dapat berpotensi menyebabkan kanker, keracunan organ-sistem, dan iritasi saluran pernapasan. Ini sudah lama dilarang untuk digunakan dalam produk perawatan kulit di Uni Eropa, AS dan Kanada.

4. Dimethicone

Dimethicone adalah silikon sintetis yang digunakan untuk mengencangkan tekstur. Ini memberikan efek kulit halus, dapat pula membentuk penghalang pelindung pada kulit, dan mengisi tampilan garis-garis halus dan kerutan. Dalam waktu lama bahan ini bisa membuat kulit kering dari waktu ke waktu.

5. Polyethylene Glycol

Polyethylene glycol (atau PEG) sebenarnya adalah bahan yang dapat mengemulsi formula dan meningkatkan penetrasi bahan lain ke dalam kulit. Mereka dapat terkontaminasi dengan kotoran seperti etilen oksida dan logam berat yang membahayakan kulit. 

6. Retinol

Retinol (atau vitamin A) membantu menghaluskan kulit dan mengurangi munculnya bekas jerawat dan kerutan. Namun ternyata lam jelmaan akan membahayakan kulit.


Reporter : Hafid Arsyid

Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER