Duh! 5 Kebiasaan Pria ini dapat Sebabkan Impotensi, Apa Saja?

Terdapat beberapa penyebab disfungsi ereksi yang paling umum dialami banyak pria.
Terdapat beberapa penyebab disfungsi ereksi yang paling umum dialami banyak pria.

GenPI.co - Disfungsi ereksi atau impotensi merupakan ketidakmampuan pria untuk menjaga ereksi tetap kuat saat berhubungan intim. Apabila hal ini sering terjadi, bisa menyebabkan stres, mengurangi rasa percaya diri dan bahkan menimbulkan masalah hubungan bersama pasangan

Dilansir dari healthy guide, terdapat beberapa penyebab disfungsi ereksi yang paling umum dialami banyak pria. Apa saja?

Baca juga: Jangan Cukur Rambut di Area Sensitif Jika Tidak Mau Kena ini 

Depresi

Ini adalah penyebab utama dari disfungsi ereksi. Ingat, otak adalah zona erotis dan semua hasrat seksual mulai di kepala. Jadi, depresi bisa mengurangi keinginan dan malah menyebabkan disfungsi ereksi. Selain itu, banyak obat yang digunakan untuk mengobati gejala depresi juga dapat membahayakan gairah seks, sehingga sulit untuk mempertahankan ereksi. Selain itu, obat ini bisa menyebabkan keterlambatan orgasme.

Kecemasan

Punya perasaan cemas bahwa pria tidak dapat bermain sempurna di tempat tidur dapat berdampak negatif terhadap kualitas seks. Selain itu, kecemasan dari keseharian juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Kekhawatiran ini dapat membuat pria menghindari keintiman, yang memberi tekanan pada hubungan dengan pasangan.

Baca juga: Ladies, Catat Kiat Makeup Tahan Lama Saat Lebaran 

Alkohol

Sebenarnya, minuman keras bisa menyebabkan impotensi dengan cara mengacaukan kadar hormon dan menyebabkan kerusakan saraf. Namun disisi lain konsusmi, minum dalam porsi sedang mungkin menawarkan beberapa manfaat kesehatan, termasuk menurunkan risiko penyakit jantung yang berhubungan dengan disfungsi ereksi.

Merokok

Merokok dapat menyebabkan penyakit pembuluh darah serta masalah kesehatan lainnya, yang mungkin menyebabkan disfungsi ereksi. Oleh karena itu, ingatlah bahwa tembakau adalah salah satu penyebab disfungsi ereksi utama. Menurut sebuah penelitian, sebagian besar orang dengan masalah seksual ini merokok atau memiliki riwayat merokok.

Testosteron Rendah

Testosteron adalah hormon pria yang diproduksi oleh testis. Jenis hormon ini melakukan beberapa peran fisiologis, termasuk mempertahankan kekuatan otot, massa otot, distribusi lemak, kepadatan tulang, produksi sperma serta mengatur dorongan seks. Tingkat testosteron tertinggi pada masa remaja dan awal masa dewasa. Kebanyakan pria memiliki kadar testosteron lebih rendah saat mencapai usia 40 tahun. Sebenarnya pengurangan ini tidak menimbulkan efek berbahaya.

Simak juga video menarik pilihan redaksi berikut


Reporter: Hafid Arsyid

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER