Ketentuan Mengganti Puasa yang Batal saat Ramadan

Ilustrasi
Ilustrasi

GenPI.co - Tak jarang dari umat muslim yang sedang menjalankan puasa saat di bulan Ramadhan batal karena beberapa hal yang mungkin saja tidak mungkin lagi ditoleransi lagi, atau terpaksa membatalkan puasa mereka sebelum waktu yang ditentukan.

Namun, ternyata ada waktu khusus untuk di perbolehkan melunasi puasa yang batal selama bulan ramadhan, yaitu melunasinya pada saat setelah puasa sunah Syawal. 

Bila kamu belum bisa membayar puasa yang telah batal ditahun tersebut sebelum tujuh hari menjelang bulan ramadhan yang akan datang kembali, kamu wajib membayarnya dengan cara 2 kali lipat. 

Contohnya bila kamu batal puasa sebanyak dua hari kamu harus membayarnya 4 hari bila telah lewat batas waktunya ditambah dengan fidyah, hal tersebut berlaku untuk kaum laki- laki.

"Puasa Syawal kan waktunya terbatas, hanya bisa dilakukan pada bulan Syawal. Dianjurkan berpuasa qadha dulu baru puasa Syawal. Tapi boleh juga puasa Syawal dulu baru qadha, karena waktu untuk bayar qadha masih panjang," ujar Muhammadiyah Ma'rifat Iman selaku Wakil Ketua Majelis Tarjih PP, yang dilansir dari khazanah.republika.co.id (05/06)

Reporter : Asahi Asry Larasati

Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Yasserina Rawie
Reporter
Yasserina Rawie

KULINER