Mahasiswa Ini Selesaikan Tugas Akhir 3.045 Halaman Hanya 3 Minggu

Gokil, mahasiswa ITS bernama Muharom Gani Irwanda ini mampu menyelesaikan tugas akhirnya setebal 3.045 halaman dalam waktu 3 minggu dan hanya 2 halaman yang direvisi dosen. (Sumber foto: Muharom Gani Irwanda)
Gokil, mahasiswa ITS bernama Muharom Gani Irwanda ini mampu menyelesaikan tugas akhirnya setebal 3.045 halaman dalam waktu 3 minggu dan hanya 2 halaman yang direvisi dosen. (Sumber foto: Muharom Gani Irwanda)

GenPI.co — Bila menurut sebagian mahasiswa tingkat akhir, skripsi atau tugas akhir adalah momok tersendiri dan merasa berat untuk menyelesaikannya, namun berbeda dengan mahasiswa yang ‘seniat itu’ membuat skripsi hingga tebalnya mencapai 3.045 halaman. Dia adalah Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), yang bernama Muharom Gani Irwanda.

Bahkan, total softfile yang akan diupload di repository ITS mencapai 64 MB. Ada yang bisa melampauinya?

Mahasiswa semester akhir jurusan Teknik Infrastruktur Sipil ITS itu kini begitu viral karena TA yang ia kerjakan. Hebatnya, tugas akhir dengan 3.045 halaman tersebut mampu ia tuntaskan hanya dalam kurun waktu 3 minggu.

Dalam Tugas akhir berjudul “Penjadwalan Waktu Pelaksanaan dan Rencana Anggaran Biaya Pelaksanaan Proyek Pembangunan Denver Apartment Kompleks Citraland SBD Kota Surabaya”, Gani memberikan solusi dan hitungan ideal dari sebuah rencana pembangunan apartemen. Selain itu sidang akhir Gani juga dinilai sukses. Dari ribuan halaman hanya 2 halaman saja yang dinilai perlu revisi. 

Mahasiswa Ini Selesaikan Tugas Akhir 3.045 Halaman Hanya 3 MingguTugas akhir Gani setebal 3.045 halaman

“Sebelumnya saya tidak menyadari kalau TA yang dikerjakan dalam waktu tiga minggu ini bisa mencapai 3 ribu halaman lebih. Ketika pengerjaan saya memang mengerjakannya di excel (Microsoft Excel). Dan saya bagi ke beberapa sub bagian. Pas saya print, baru saya sadar ini banyak banget,’’ Ujar Gani.

Baca juga:

3 Mahasiswa UGM Olah Jahe Merah Jadi Obat Penyakit Ginjal Kronis

Di Tangan Para Mahasiswa ini, Biji Karet Bisa Jadi Tempe

Kemampuan Gani menyelesaikan tugas ini dengan mudah dan cepat dirasa tidak mengherankan. Mahasiswa yang berasal dari Bojonegoro ini pernah mengikuti Kompetisi Bangun Gedung Indonesia (KBGI) yang diadakan Kemenristek Dikti pada tahun 2017. bahkan ia menyabet juara dari lima kategori sekaligus. 

Selain itu ia juga tercacat pernah menjuarai lomba desain bangunan gedung tinggi tahan gempa internasional yang diadakan National Center for Research on Earthquake Engineering (NCREE) di Taiwan pada tahun 2018. Jadi, bila mahasiswa lain berat untuk mengerjakan tugas akhir, Gani justru bikin tugas akhirnya jadi (berbobot) berat.


Simak juga video ini:


Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Yasserina Rawie
Reporter
Yasserina Rawie

KULINER