Muslimah Tampil Cantik dengan Kebaya, Begini Aturannya

Kebaya untuk perempua berhijab lebih longgar dan tak terlalu press body. (Foto: Instagram/@verakebaya)
Kebaya untuk perempua berhijab lebih longgar dan tak terlalu press body. (Foto: Instagram/@verakebaya)

Kebaya selalu identik dengan pakaian yang memiliki potongan ketat dan terbuka di bagian dada. Hal itu sengaja dirancang untuk memberikan kesan ramping bagi perempuan. Namun bagaimana jika kebaya digunakan untuk perempuan berhijab saat pernikahan? Adakah aturan tertentu agar tidak melanggar aturan syariat?

Diungkapkan desainer kebaya Vera Anggraeni, perempuan berhijab tentu bisa menggunakan kebaya saat menikah. Namun sebaiknya tidak memiliki potongan yang ketat atau press body. Sebab perempuan muslimah memiliki aturan khusus untuk berbusana sopan, seperti saat momen pernikahan.

"Sebenarnya bisa dibilang kebaya identik dengan busana yang ngepas atau ketat. Potongannya pun memang ramping. Jadi untuk perempuan berhijab bisa saja memakai, namun sebaiknya pilih cutting yang gak ngepas, misalnya dengan kebaya kurung," ujar Vera.

Baca juga: Kebaya Klasik, Identitas Bangsa yang Makin Dicintai

Pemilik label Vera Kebaya tersebut menjelaskan perempuan manapun bisa tampil cantik dengan kebaya, tak terkecuali muslimah. Namun agar tetap bisa menjalankan perintah agama, kebaya harus dengan potongan yang lebih lebar atau model blouse seperti baju kurung. Pakem kebaya sebaiknya juga jangan diabaikan, seperti siluette dengan kerah 'V' dan lengan panjang.

Reporter : Hafid Arsyid

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Yasserina Rawie
Reporter
Yasserina Rawie

KULINER