Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Merinding, Penyerang Bersenjata Bunuh Polisi dan Culik Pelajar

Ilustrasi - Para pria berkumpul di dekat jenazah warga yang tewas akibat serangan militan, saat pemakaman masal di Zabarmari, di daerah pemerintah lokal Jere negara bagian Borno, di timur laut Nigeria, Minggu (29/11/2020). Foto: ANTARA FOTO/Reuters/Ahmed.
Ilustrasi - Para pria berkumpul di dekat jenazah warga yang tewas akibat serangan militan, saat pemakaman masal di Zabarmari, di daerah pemerintah lokal Jere negara bagian Borno, di timur laut Nigeria, Minggu (29/11/2020). Foto: ANTARA FOTO/Reuters/Ahmed.

GenPI.co - Penyerang bersenjata telah membunuh seorang petugas polisi dan menculik lima guru dan sejumlah siswa dari sebuah sekolah di negara bagian Kebbi, Nigeria barat laut.

Serangan itu terjadi di Federal Government College di kota terpencil Birnin Yauri di Negara Bagian Kebbi, Nigeria, pada hari Kamis (17/6/2021) kemarin.

BACA JUGA:  Kecelakaan Mematikan, Panglima Angkatan Darat Nigeria Ikut Tewas

Ini merupakan serangan ketiga oleh geng bersenjata di sebuah sekolah atau perguruan tinggi di Nigeria dalam waktu kurang dari sebulan yang telah dikaitkan oleh pihak berwenang dengan bandit yang mencari pembayaran uang tebusan.

Seorang juru bicara polisi di Negara Bagian Kebbi, Nafiu Abubakar, mengatakan seorang petugas telah ditembak mati dalam baku tembak antara polisi dan para penyerang, dan seorang mahasiswa juga ditembak.

"Kami masih berusaha memastikan jumlah siswa yang diculik, tetapi lima guru diculik," kata Abubakar, seperti dilansir dari Aljazeera, Jumat (18/6/2021).

BACA JUGA:  Merinding, 150 Orang Hilang di Nigeria

Abubakar menambahkan pasukan keamanan sedang mencari di hutan terdekat untuk mencari siswa dan guru yang diculik.

Sementara, Atiku Aboki, seorang warga setempat yang pergi ke sekolah tak lama setelah tembakan berhenti, menyatakan bahwa dia melihat kepanikan dan kebingungan ketika orang-orang mencari anak-anak mereka.

“Ketika kami sampai di sana, kami melihat siswa menangis, guru menangis, semua orang bersimpati kepada orang-orang,” terangnya.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING