
GenPI.co - Kebijakan lockdown di Malaysia membuat warga gelisah. Lockdown-nya dianggap terlalu ketat. Warga pun mengibarkan bendera putih sebagai tanda meminta bantuan.
Sejak 1 Juni, pemerintah Malaysia menerapkan lockdown ketat untuk membantu menurunkan angka infeksi virus corona.
Dampaknya dalam beberapa pekan terakhir, muncul kisah bagaimana warganya terpaksa makan satu kali sehari.
BACA JUGA: Lockdown Malaysia Kian Ketat Kuala Lumpur Diatur Jadi Begini
China Press memberitakan, sebuah desa nelayan di Kedah mendapat bantuan dinas pemadam kebakaran setelah ada 20 bendera putih.
Di Facebook, muncul grup bertagar #benderaputih berisi gambar dan alamat orang yang membutuhkan bantuan.
BACA JUGA: Dampak Covid-19, Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Dipulangkan
Dalam laporannya, banyak keluarga di sana melewatkan enam pekan tanpa memperoleh penghasilan, dan khawatir terhadap ketersediaan pangan.
Israel Canteen, kafe populer di Petaling Jaya, menjanjikan makanan gratis bagi mereka yang mendekati kasir dengan kertas putih.
BACA JUGA: Cegah Importasi Covid-19 Malaysia, WNI Wajib Karantina 2 Minggu
Jaringan supermarket Econsave menyatakan, mereka meminta warga melapor jika ada tetangga yang mengibarkan bendera putih.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News