Iran Lantik Presiden Baru, AS Kirim Pesan Tajam! Isinya Keras

Iran Lantik Presiden Baru, AS Kirim Pesan Tajam! Isinya Keras - GenPI.co
Presiden baru Iran Ebrahim Raisi. (Foto: Reuters)

GenPI.co - Iran baru saja melantik presiden baru pada Kamis kemarin. Ebrahim Raisi yang memang pemilu baru-baru ini resmi menjadi Presiden baru Iran menggantikan Hassan Rouhani.

Menanggapi pelantikan itu, Amerika Serikat langsung mengirimkan pesan tegas. Seorang juru bicara diplomatik Amerika Serikat telah mendesak Ebrahim Raisi untuk kembali ke pembicaraan tentang  kesepakatan nuklir Iran 2015.

Pesan itu menegaskan juga bahwa sikap AS bahwa jendela untuk diplomasi tidak akan tetap terbuka selamanya.

BACA JUGA:  Menhan Israel Mengancam, akan Serang Iran Langsung di Jantungnya

Iran telah bernegosiasi dengan enam kekuatan utama dunia untuk menghidupkan kembali kesepakatan yang ditinggalkan secara sepihak pada 2018 oleh Presiden AS Donald Trump.

Kala itu Trump mengklaim perjanjian itu tidak efektif dan mengadopsi kebijakan garis keras terhadap Teheran.

BACA JUGA:  Mencekam, Surat Dubes Myanmar Kuak Pembantaian oleh Junta Militer

Pembicaraan multilateral di Wina untuk memperbarui larangan Iran memperoleh senjata nuklir dihentikan pada 20 Juni sambil menunggu hasil pemilihan nasional Iran yang dimenangkan Raisi.

"Pesan kami kepada Presiden Raisi sama dengan pesan kami kepada para pendahulunya ... AS akan membela dan memajukan kepentingan keamanan nasional kami dan kepentingan mitra kami," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price kepada wartawan di Washington, DC, Kamis.

BACA JUGA:  Serangan Udara Israel Bertubi-tubi, Lebanon Dihajar Tanpa Ampun

Dia juga mengatakan bahwa AS berharap Iran mengambil kesempatan sekarang untuk memajukan solusi diplomatik.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara