
Komentar Sabahifard tentang penyiagaan sistem pertahanan udara Iran muncul di tengah ketegangan baru di kawasan Teluk Persia.
Kali ini atas serangan fatal terhadap kapal tanker minyak yang dikelola Israel di Teluk Oman pada akhir Juli yang menewaskan kapten kapal Rumania dan pengawal Inggris.
Israel dan sekutu Baratnya segera menyalahkan Iran atas serangan itu.
BACA JUGA: Kapal Selam Israel Menyusup, Iran Deg-degan, Ketegangan Meningkat
Mereka mengeklaim itu dilakukan oleh drone bunuh diri Iran. Teheran secara vokal menolak tuduhan itu
Iran bahkan mendesak masyarakat internasional untuk waspada terhadap operasi bendera palsu Israel.
BACA JUGA: Bos CIA dan Mossad Israel Kompak, Iran Bakal Jadi Sasaran
Komandan Pasukan Pertahanan Udara Brigadir Jenderal Alireza Sabahifard mengatakan pasukan pertahanan udaranya sedang mengawasi wilayah udara Iran dan tidak akan membiarkan agresi udara musuh terjadi.
“Dengan intelijen, kewaspadaan, dan pengawasan yang cermat, unit pertahanan udara di bagian paling tenggara negara ini tidak akan membiarkan agresi apa pun dari pihak luar,” kata Sabahifard.
BACA JUGA: Sumpah Amerika BIkin Jantungan, Iran Bakal Dihukum Berat
Dia mengucapkan itu saat berbicara di pusat pertahanan udara di kota pelabuhan Chabahar, seperti dikutip Sputniknews, Kamis (12/8/2021).
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News