Adidas-Nike Ingatkan Donald Trump Perang Dagang Bikin AS Miskin

Produsen sepatu ternama Adidas dan Nike mengingatkan Donald Trump agar mengakhiri perang dagang. Jika tidak, warga AS bisa jatuh miskin (Foto : Istimewa)
Produsen sepatu ternama Adidas dan Nike mengingatkan Donald Trump agar mengakhiri perang dagang. Jika tidak, warga AS bisa jatuh miskin (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Ratusan perusahaan sepatu Amerika Serikat mengirim surat kepada Trump yang berisi peringatan mengenai dampak perang dagang terhadap China. Surat ini dikirimkan pula kepada Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan pejabat tinggi lain dalam pemerintahan Trump yang terlibat dalam perundingan dengan China.

Adidas dan Nike bergabung bersama Crocs, JC Penney, Converse, Foot Locker dan 200 perusahaan lainnya menandatangi surat yang salah satu bagiannya berbunyi “Tidak ada keraguan bahwa bea masuk yang tinggi ini adalah pajak terselubung yang harus dibayarkan oleh warga dan keluarga Amerika Serikat.” Surat ini juga ditandatangani oleh perusahaan sepatu kecil dan independen di Amerika Serikat.

Baca juga :

Dilibas Samsung, Apple Mohon Donald Trump Hentikan Perang Dagang

Ayahnya Tengah Bermasalah, Donald Trump Jr Main ke Indonesia

ADVERTISEMENT

Ini Chefnya Donald Trump, Netter: Ikut MasterChef Indonesia, Dong

“Berbagai perusahaan sepatu telah mengatakan bahwa bea masuk ini telah melambatkan pertumbuhan lapangan kerja dan toko sepatu-toko sepatu mengatakan bahwa bea masuk itu telah membunuh pekerja.” Ujar Presiden dan CEO Footwear Distributors and Retailers of America kepada CNN. “Presiden harusnya paham bahwa pajak barunya akan melukai para pekerja sepatu dan keluarga Amerika Serikat yang hendak membeli sepatu.”

Trump berencana akan menerapkan bea masuk baru bagi produk dari China mulai tanggal 1 september 2019 nanti. Salah satu produk yang terkena bea masuk baru itu adalah sepatu yang akan dikenakan bea masuk tambahan antara 10% sampai 15%. Secara keseluruhan Trump berencana akan menaikkan bea masuk mencapai 25% sampai 30% untuk produk dari China.


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING