Pejudo Iran Membelot Karena Diminta Mengalah Saat Melawan Israel

Bintang judo Iran Saeid Mollaei (Sumber foto: Theguardian.com)
Bintang judo Iran Saeid Mollaei (Sumber foto: Theguardian.com)

GenPI.co -- Judoka juara dunia asal Iran Saeid Mollaei melarikan diri ke Jerman setelah bertanding di Jepang. Dia tidak berani kembali ke Iran setelah memprotes pemerintah Islam negaranya yang melarangnya bertanding mempertahankan gelar melawan judoka Israel.

Deputi Menteri Olahraga Iran Davar Zani menelepon pelatih judo Iran itu dan memerintahkan Mollaei untuk kalah dalam pertandingan perempat final.

Saat Saeid memenangi pertandingan perempat final, Presiden Komisi Olimpiade Iran Reza Salehi Amiri yang meneleponnya memberi tahu bahwa ada petugas keamanan Iran di rumah orang tuanya di Teheran.

Mollaei yang bertanding di kelas 81 kilogram akhirnya sengaja mengalah kepada judoka Belgia Mathiass Casse di pertandingan semifinal dan hanya meraih medali perunggu.

“Saya hanya mengeluarkan sepuluh persen kemampuan saya agar bisa menuruti perintah itu,” ujar Saeid dalam pernyataan yang dirilis oleh IJF.

“Karena hukum di negara saya, saya diwajibkan untuk tidak bertanding melawan musuh dari Israel," Jelas Saeid.

Sejak revolusi Islam pada 1979 yang membuat para ulama radikal Islam berkuasa, Iran menolak untuk mengakui keberadaan Israel dan menganggapnya musuh sampai sekarang.


“Saya ingin berkompetisi di mana pun saya bisa. Namun, saya hidup di negara yang hukumnya tidak memungkinkan untuk itu. Atlet Iran tidak memiliki pilihan, kami harus mematuhinya," keluh Saeid dalam laman International Judo Federation.


Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS