58 Tahun, Kasus Kematian Eks Sekjen PBB Ini Belum Bisa Diungkap

Monumen Dag Hammerskjold, sudah 58 tahun dan hingga kini kasus kematian eks Sekjen PBB itu masih misteri (Foto : Atlas Obscura)
Monumen Dag Hammerskjold, sudah 58 tahun dan hingga kini kasus kematian eks Sekjen PBB itu masih misteri (Foto : Atlas Obscura)

GenPI.co - Mantan Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Dag Hammarskjold tewas dalam kecelakaan pesawat misterius di Kongo. Empat negara yang militernya menduduki Kongo menolak memberikan informasi mengenai kejadian nahas tersebut. Termasuk Amerika Serikat dan Rusia.

Dag Hammarskjold menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBB dari 10 April 1953 sampai 18 September 1961, tanggal kecelakaan pesawat terjadi. Sebagai Sekjen PBB Dag sedang dalam perjalanan menuju Kongo saat pesawat DC-6 yang dia tumpangi jatuh di wilayah yang sekarang bagian dari negara Zambia. Cuaca yang cerah dan awak pesawat yang berpengalaman membuat kecurigaan timbul bahwa apa yang menimpa Dag Hammerskjold bukanlah kecelakaan biasa.

BACA JUGA : Dukun Siberia Sebut Putin Jelmaan Iblis dan Harus Segera Dirukiah

Kongo baru setahun merdeka dari Perancis saat peristiwa itu terjadi dan merupakan wilayah yang sangat kaya dengan mineral yang berharga. Negara seperti Rusia, Amerika Serikat, Inggris, dan Afrika Selatan berebut menancapkan pengaruh mereka atas Kongo. Keempat negara bahkan memiliki pasukan resmi dan tak resmi yang beroperasi di dalam negeri Kongo.


RELATED NEWS