Selat Hormuz Memanas, Korea Selatan Kerahkan Satuan Anti-Pembajak

Seorang personel militer mengikuti latihan perang Velayat-90 di Laut Oman dekat Selat Hormuz di wilayah selatan Iran, Rabu (28/12).(FOTO ANTARA/REUTERS/Fars News/)
Seorang personel militer mengikuti latihan perang Velayat-90 di Laut Oman dekat Selat Hormuz di wilayah selatan Iran, Rabu (28/12).(FOTO ANTARA/REUTERS/Fars News/)

GenPI.co - Militer Korea Selatan mengatakan berencana memperluas pengerahan unit anti-pembajakan, yang kini beroperasi di lepas pantai Afrika.

Perluasan tersebut menyebar ke area sekitar Selat Hormuz, setelah Amerika Serikat menekan untuk membantu menjaga tanker minyak.

BACA JUGA: 5 Kapal Fregat Terbaik di Dunia, Nomor 2 Dibeli Menhan Prabowo

Hal itu disebabkan, serangan tahun lalu terhadap tanker minyak di Selat Hormuz di lepas pantai Iran, memicu pejabat AS menyeru para sekutu bergabung dengan rencana misi keamanan maritim.

Namun, saat Korea Selatan akan mengerahkan pasukannya ke kawasan  tersebut, termasuk ke Teluk Persia, pihaknya tidak akan secara resmi bergabung dalam pasukan koalisi internasional, kata Kementerian Pertahanan.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Menhan Prabowo Respons Kunker Luar Negeri, Jawabannya Cool Banget

"Pemerintah Korea Selatan memutuskan untuk sementara memperluas penyebaran unit militer Cheonghae atas pertimbangan situasi saat ini di Timur Tengah guna memastikan keselamatan warga negara kami dan kebebasan pelayaran kapal kami," beber pejabat kementerian kepada awak media.

Militer Korsel ini, yakni unit Cheonghae diterjunkan di Teluk Aden sejak 2009, yang bertugas menangani pembajakan dalam kemitraan dengan negara-negara Afrika serta Amerika Serikat dan Uni Eropa.


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Anak Emas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING