Presiden Filipina Nekat, Batalkan Perjanjian Militer dengan AS

Presiden Filipina Rodrigo Duterte saat bersama Presiden AS Donald Trump - ilustrasi (Foto: YouTube)
Presiden Filipina Rodrigo Duterte saat bersama Presiden AS Donald Trump - ilustrasi (Foto: YouTube)

GenPI.co - Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan mengakhiri kerja sama militer dengan Amerika Serikat, yang tertuang dalam Visiting Forces Agreement (VFA). 

Presiden Duterte telah memerintahkan anak buahnya untuk menyampaikan keputusan tersebut ke pihak Amerika Serikat.

BACA JUGA: Angkatan Udara Iran Makin Tangguh, Amerika Serikat Tak Berkutik

"Presiden Duterte memerintahkan Sekretaris Eksekutif (Salvador) Medialdea, untuk memberi tahu Menteri Luar Negeri Locsin agar mengirim pemberitahuan penghentian tersebut kepada pemerintah AS," jelas Jubir Presiden Salvador Panelo dalam sebuah pesan tertulis kepada awak media.

BACA JUGA: Virus Corona Makin Ganas, Dalam Satu Hari China Kremasi 100 Mayat

ADVERTISEMENT

Panelo pun mengklaim, bahwa Duterte bakal segera berbicara dengan Presiden AS Donald Trump melalui telepon. 

Namun, Panelo tidak merincikan kapan sambungan telepon tersebut akan dilakukan.

BACA JUGA: Virus Corona Bikin Frustrasi, Warga Pakai Masker Kantong Plastik


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Mitos Fakta Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING