Bukan Corona, 50 Orang di Yaman Meninggal Karena Penyakit Lain

Pemandangan pusat kota pelabuhan Aden, Yaman. (Foto: Antara/Reuters/Fawaz Salman/wsj/cfo)
Pemandangan pusat kota pelabuhan Aden, Yaman. (Foto: Antara/Reuters/Fawaz Salman/wsj/cfo)

GenPI.co - Sementara pandemi corona yang tengah menyerang berbagai negara di dunia, Yaman kelimpungan oleh penyakit lain. Lebih dari 3 ribu warga negara itu dilaporkan terinfeksi Chikungunya.
 
Chikungunya merupakan penyakit virus yang disebarkan melalui gigitan nyamuk terinfeksi. Penyakit itu biasanya berlangsung selama lima sampai tujuh hari.  

BACA JUGALockdown Dilonggarkan, Warga Inggris Diimbau Ngantor Pakai sepeda
 
Seorang pejabat pemerintah yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan pada Sabtu (9/5) malam, penyakit dengan gejala nyeri sendi yang parah serta kelumpuhan itu telah memakan korban jiwa sebanyak 50 orang. 
 
Bahkan sumber itu mengatakan, Gubernur daerah Aden di Yaman selatan, Sheikh Othman, juga menjadi korban meninggal.
 
Diyakini, penyakit tersebut bersumber dari rawa yang mucul akibat bencana banjir pada 21 April silam di kawasan Aden.

Bencana banjir itu sendiri menewaskan 8 orang. Sementara banyak rumah warga yang mengalami kerusakan hingga hancur sepenuhnya.(ANT)

BACA JUGA: Ngeri, Peselancar Diserang Hiu Hingga Tewas 

Simak video pilihan redaksi berikut ini:

loading...


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING