Pantas Amerika Cetak Rekor Corona, Ternyata Ini Pemicunya

Ilustrasi: flickr
Ilustrasi: flickr

GenPI.co - Warga Amerika mulai cuek dengan virus corona. Kini mereka tak takut lagi. Meski korbannya paling banyak di dunia, warga Amerika tetap menyerbu pantai dan bar.

Status episentrum pandemi virus corona (Covid-19) dunia tak lagi membuat warga Amerika resah. Angka 1.507.773 kasus positif dan 90.113 kasus kematian hingga Minggu (17/5), tak lagi membuat warga Amerika gelisah. 

BACA JUGA: Fengsui Seperti Ini, Rezeki Bakal Mengalir ke Rumah

Mereka justru gundah gulana bila tak bisa ke bar. Mereka justru galau tak berkesudahan bila tak bisa berjemur di pantai. Dilansir dari nypost.com pada Minggu (17/5/2020), ribuan warga New York City dilaporkan 'lelah' berada di rumah karena lockdown. Maut pun berani mereka tantang.

Saat weekend, semua seakan kompak keluar untuk mencari yang mereka mau. Mereka tak ingin kesepian. Yang dicari justru keramaian.Mereka datang ke bar, pantai, dan berkumpul bersama di luar sana seperti merayakan sesuatu.

ADVERTISEMENT

Mereka berkumpul di bar-bar populer di Upper East Side, East Village dan di Greenpoint, Brooklyn.Saling tertawa, menikmati cuaca panas layanya musi panas, minum-minuman di trotoar yang penuh sesak, bahkan berjemur di pantai.

Pemandangan ini lantas menjadi ironi bagi sebagian orang lainnya yang masih bertahan di rumah di tengah pandemi virus corona. “Mereka tidak peduli dengan kita. Apa yang terjadi pada kita semua kini?” kata Ann Trent (72,).

BACA JUGA: Zodiak Paling Unik di Dunia, Mereka Sangat Langka


Redaktur : Agus Purwanto

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING