Rekaman Konspirasi Gulingkan Raja Arab Ternyata Ngeri-ngeri Sedap

Arsip Foto - Putera Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Nayef di Mekah (5/9/2016). ANTARA/REUTERS/Ahmed Jadallah/aa.
Arsip Foto - Putera Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Nayef di Mekah (5/9/2016). ANTARA/REUTERS/Ahmed Jadallah/aa.

GenPI.co - Rekaman konspirasi untuk menggulingkan Raja Arab Saudi ternyata ngeri-ngeri sedap, Rekamannya disebut bukan rekayasa. Dan di dalamnya ada suara mantan Presiden Libya, Muammar Khadafi.

Rekaman konspirasi itu dibocorkan aktivis oposisi Qatar, Khalid al-Hail. Dunia pun geger. Semua berguncang sangat hebat. Banyak yang tak percaya bahwa konspirasi menggulingkan keluarga Kerajaan Arab Saudi ternyata benar-benar nyata. 

Sejumlah tokoh penting terdengar turut berbicara dalam rekaman konspirasi itu. Ada mantan Presiden Libya, Muammar Khadafi. Suara lainnya dikenal sebagai dua anggota parlemen Kuwait, Mubarak al-Duwailah, yang memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin, dan mantan anggota parlemen lainnya Kuwait Fayez Hamed al-Baghili al-Rashidi.

Opsi konspirasinya juga ada. Ada yang memilih gerakan reformasi. Ada juga yag memilih perang bersenjata secara terbuka. Muaranya sama. Semua opsi bertujuan meruntuhkan kekuasaan dinasti keluarga King Al Saud dari tahta tertinggi di Arab Saudi.

“Sekarang dunia terbuka dan semuanya ada di bawah mikroskop. Keluarga Al Saud telah menyerah pada segalanya. Mereka hanya ingin tetap berkuasa selama mungkin,” kata Khadafi dalam rekaman itu.

ADVERTISEMENT

Rencananya, upaya menggulingkan tahta Kerajaan Arab akan digerakan pria bernama Al-Faqih. Al-Faqih adalah pembangkang Arab Saudi yang berbasis di London yang menuduh Departemen Keuangan Amerika memiliki hubungan dengan al-Qaeda pada 2004. 

Dia telah berulang kali mengkritik Arab Saudi dan menyerukan jatuhnya keluarga Al Saud yang berkuasa.

“Gerakan reformasi yang dipimpin oleh Sa'ad al-Faqih telah menyebabkan gempa bumi besar di Arab Saudi,” kata Khadafi. (*) 


Redaktur : Agus Purwanto

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Anak Emas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING