3 Resimen China Babat Habis 1 Batalion India di Aksai Chin

Ilustrasi. (Foto: Elements Envato)
Ilustrasi. (Foto: Elements Envato)

GenPI.co - Di tengah merebaknya pandemi Corona selama setengah tahun belakangan, masyarakat juga disajikan berita seputar ketegangan antara China dan India.

Tensi yang memanas itu terjadi di lembah sungai Galwan  pada 15 Juni lalu. Kedua tentara dari masing-masing negara terlibat pertarungan tangan kosong yang menyebabkan beberapa orang personel terluka.

BACA JUGA: AS Kocar-kacir Setelah Nekat Sergap Tentara Korut

Namun setengah abad silam, tepatnya di tahun 1962,  dua negara itu benar-benar pernah saling melontarkan peluru. 

Dilansir dari warhistoryonline.com, pertempuran tersebut terjadi lantaran India dan China sama-sama mengklaim wilayah Aksai Chin. 

ADVERTISEMENT

Menurut India, wilayah itu merupakan bagian dari Khasmir sehingga otomatis masuk dalam kedaulatanya. China, di sisi lain, mengklaim Aksai Chin adalah bagian dari Provinsi Xinjiang.

Pertempuran antara China dan India di Aksai Chin terjadi pada 10 Oktober 1962. Begitu sengitnya pertempuran itu sehingga  memakan korban jiwa yang cukup banyak. Sebanyak 25 tentara India dan 33 tentara China tewas. 

Sepuluh hari kemudian, China menyerang Aksai Chin secara penuh. Kala itu negeri tirai bambu mengirimkan 3 resimennya dan dengan segera memukul mundur pasukan India yang hanya berkekuatan 513 orang dalam  batalion Rajput ke-2. 


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING