Mengerikan, 3.000 Pekerja Tambang Terpapar Virus Corona

Ilustrasi galian tambang. Foto: Antara
Ilustrasi galian tambang. Foto: Antara

GenPI.co - Sebanyak 3.000 penambang di Chile tertular infeksi virus corona. Sayangnya, para pekerja tersebut dibiarkan begitu saja oleh perusahaan tambang.

Patricio Elgueta, Presiden Federasi Pekerja Tembaga (FTC), mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya telah mendata 2.843 pekerja yang terinfeksi virus corona hingga 5 Juli.

BACA JUGA: Sepak Terjang Grace Natalie Sebagai Nakhoda PSI

"Perusahaan merahasiakan basis data para pekerja, sehingga kami harus mendatanya setiap hari untuk melihat bagaimana perkembangan (infeksi)," katanya.

Sejumlah serikat dan kelompok sosial mendesak Codelco dan perusahaan-perusahaan tambang lainnya agar menghentikan operasi di sekitar pusat penambangan Calama, kota gurun yang dikelilingi cadangan tembaga terbesar di Chile.

ADVERTISEMENT

Codelco yang dikelolah oleh negara, yang menyerahkan seluruh keuntungan untuk kas negara, mempertahankan sebagian besar hasil tambang meski telah menutup pabrik peleburan di Chuquicamata dan memangkas jumlah pekerja sebanyak 40 persen.

Elgueta mengatakan, seruan bagi perlindungan ekstra akan terus berlanjut sampai perusahaan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan ketimbang produksi.

"Mereka membuat seolah-olah kami ingin menutup penambangan, tetapi kami hanya ingin melindungi nyawa dan kesehatan para pekerja," kata Elgueta.


Redaktur : Cahaya

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING