Ancaman Gelombang ke-2 COVID-19 itu Nyata, Jerman Sudah Masuk

Suasana aksi protes menentang pembatasan oleh pemerintah dekat Jembatan Bradenburg ditengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Berlin, Jerman, Sabtu (1/8/2020). (Foto: Antara/Reuters/Fabrizio Bensch/pras/djo )
Suasana aksi protes menentang pembatasan oleh pemerintah dekat Jembatan Bradenburg ditengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Berlin, Jerman, Sabtu (1/8/2020). (Foto: Antara/Reuters/Fabrizio Bensch/pras/djo )

GenPI.co - Gelombang ke-2 pandemi COVID-19 diperkirakan akan mulai pada bulan September mendatang. Namun Jerman telah mengalaminya satu bulan lebih cepat.

"Kita telah memasuki gelombang kedua, terlihat dari (kasus pasien positif, red) yang perlahan naik," kata Susanne Johna, presiden Marburger Bund, organisasi yang mewakili para dokter di Jerman.

Kepada media setempat  Johna mengatakan Jerman telah berhasil  mengendalikan wabah gelombang pertama.

BACA JUGA: Setelah Presiden dan Istri, Kini Kepala Staf Terinfeksi COVID-19

Namun ia mengingatkan, hal itu sia-sia jika pemerintah melonggarkan aturan jaga jarak dan pembatasan sosial.

loading...

Negara itu sendiri mencatat kenaikan jumlah penderita hatian dalam beberapa minggu terakhir. 

Data Robert Koch Institute (RKI) menunjukkan kasus positif di Jerman pada Selasa bertambah 879 jiwa sehingga totalnya sebanyak 211.281 orang.

Sementara itu, jumlah korban jiwa bertambah delapan orang jadi 9.156 jiwa.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING