Pilpres AS Digelar: Joe Biden di Atas Angin, Trump Ketar-ketir

Presiden AS Donald Trump: FOTO: Joshua Roberts/Reuters/Antara
Presiden AS Donald Trump: FOTO: Joshua Roberts/Reuters/Antara

GenPI.co - Menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat sekitar 4,3 juta suara sudah masuk. Lonjakan jumlah suara awal itu menggambarkan kemungkinan capaian rekor.

Dalam pertarungan politik antara capres dari kubu Republik, sang petahana Donald Trump dan lawan politiknya, capres Joe Biden.

BACA JUGA: Masih Dirawat, Donald Trump Nekat Mau Kampanye Pilpres

“Kenaikan jumlah suara dipengaruhi perluasan sistem pemungutan suara awal dan melalui layanan pos di banyak negara bagian atas pertimbangan cara aman memilih di tengah pandemi Covid-19,” kata pengelola Elections Project, Florida University, Michael McDonald, Kamis (8/10).

McDonald juga menyebut, bahwa publik ingin ikut serta dalam menentukan masa depan politik Trump. Dia mencatat, jumlah pemilih Demokrat yang lebih banyak masuk. 

loading...

“Kami tak pernah melihat orang sebanyak ini memanfaatkan hak suara jauh hari sebelum pemilu. Masyarakat memilih ketika mereka memutuskan. Kita tahu, banyak orang telah memutuskan sejak lama dan sudah mempunyai penilaian penting tentang Trump,” katanya.

Dengan angka pemilih awal yang tinggi itu, McDonald memprediksi, jumlah pemilih total nantinya mencapai 150 juta orang, mewakili 65 persen dari daftar pemilih. 

Menurut data di tujuh negara bagian, pendukung Partai Demokrat yang mengusung Joe Biden mengembalikan surat suara yang mereka terima lewat pos sejumlah dua kali lipat lebih banyak dibandingan Partai Republik yang mengusung Trump.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING