Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Dugaan Sabotase Vaksin Corona, Apoteker di AS Dipecat & Ditahan

 Ilustrasi-Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. Foto: ANTARA/Shutterstock/am
Ilustrasi-Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. Foto: ANTARA/Shutterstock/am

GenPI.co - Seorang apoteker dari Aurora Health Care, Grafton, Milwaukee, Amerika Serikat (AS) ditahan pada Kamis (31/12/2020) atas dugaan sabotase pada lebih dari 500 dosis vaksin Covid-19 dengan secara sengaja mengeluarkan vaksin dari pendingin untuk merusaknya.

Dilansir dari Daily Mail, Jumat (1/1/2021) awalnya seorang apoteker itu mengeluarkan 57 botol vaksin corona dari kulkas klinik dan tak dimasukkan lagi semalaman pada awal pekan ini. Akibatnya, vaksin tersebut tak lagi bisa dipakai. Tiap satu botol suntik mengandung 10 dosis vaksin.

BACA JUGA: Kelainan Punggung Tak Surutkan Niat Pria ini Keliling Dunia

Hampir 60 dosis vaksin di luar lemari pendingin itu telah digunakan, sebelum akhirnya petugas menyatakan bahwa vaksin tersebut telah cukup lama berada di luar pendingin sehingga membuatnya tidak efektif. Sisa 500 lebih dosis lainnya kemudian dibuang.

Aurora Health Care menduga vaksin itu tidak sengaja dikeluarkan dari kulkas selama semalaman. Namun, ternyata karyawan itu sengaja mengeluarkannya dan tak pernah mengembalikannya lagi. Ia pun kini telah dipecat akibat perbuatannya.

"Kami telah memberi tahu pihak berwenang untuk menyelidiki lebih lanjut. Kami yakin vaksinasi adalah jalan keluar dari pandemi. Itu sebabnya kami sangat kecewa karena perbuatan individu ini akan mengakibatkan penundaan lebih dari 500 orang menerima vaksin itu. Ini melanggar prinsip kami dan individu tersebut tak lagi dipekerjakan oleh kami," demikian pernyataan Aurora Health Care.

Usai ditangkap, apoteker tersebut ditahan di penjara Ozaukee County atas tuduhan melakukan perilaku sembarangan yang membahayakan keamanan, mengoplos obat resep, serta merusak properti, kata kepolisian setempat.

Perusahaan farmasi Moderna, pembuat vaksin tersebut, menjamin bahwa pasien yang telah disuntik dengan vaksin di luar pendingin itu tidak akan mengalami masalah keselamatan.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING