Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Sabda Paus-Ayatollah Menggetarkan Jiwa Sebut Nama Allah, Takjub!

Paus Fransiskus saat tiba di Irak dan akan memulai perjalanan bersejarah. Foto: Reuters.
Paus Fransiskus saat tiba di Irak dan akan memulai perjalanan bersejarah. Foto: Reuters.

GenPI.co - Paus Fransiskus telah bertemu dengan Ayatollah Ali al-Sistani, salah satu pemimpin paling senior dalam Islam Syiah, di kota suci Najaf di Irak untuk menyampaikan pesan hidup berdampingan secara damai, mendesak umat Islam untuk merangkul minoritas Kristen yang telah lama terkepung di Irak.

Pertemuan bersejarah pada hari Sabtu (6/3/2021) kemarin di rumah sederhana al-Sistani memakan waktu berjam-jam, dengan setiap detail yang didiskusikan dan dinegosiasikan dengan susah payah antara kantor ayatollah dan Vatikan.

BACA JUGA: Jurus Tanpa Bayangan Israel Siap Hantam Iran

Setelah pertemuan tersebut, kantor al-Sistani mengeluarkan pernyataan yang mengatakan otoritas agama memiliki peran dalam melindungi umat Kristen Irak dan bahwa pemimpin Syiah menegaskan keprihatinannya bahwa warga Kristen harus hidup seperti semua warga Irak dalam perdamaian dan keamanan, dan dengan hak konstitusional penuh mereka.

Vatikan mengatakan Paus Fransiskus berterima kasih kepada al-Sistani dan orang-orang Syiah karena telah mengangkat suaranya untuk membela yang paling lemah dan paling teraniaya selama beberapa masa paling kejam dalam sejarah Irak baru-baru ini.

Dilansir dari Aljazeera, Minggu (7/3/2021), dia menyatakan pesan perdamaian al-Sistani menegaskan kesucian hidup manusia dan pentingnya persatuan rakyat Irak.

Sebagai informasi tambahan, Paus yang berusia 84 tahun tiba di Irak, lalu dipimpin oleh kendaraan anti peluru, telah berhenti untuk pertemuan di sepanjang Jalan Rasool Najaf yang sempit dan berbaris kolom, yang berpuncak di Kuil Imam Ali berkubah emas, salah satu situs yang paling dihormati di dunia untuk Muslim Syiah.

Dia kemudian berjalan beberapa meter ke rumah sederhana al-Sistani, yang disewa oleh pemimpin Syiah selama beberapa dekade.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING