Waduh, Ini Akibatnya Jika Sering Mencukur Bulu Area Intim

Waduh, Ini Akibatnya Jika Sering Mencukur Bulu Area Intim - GenPI.co
ilustrasi kesuburan pria. foto: shutterstock

GenPI.co - Mencukur bulu pada area intim dipercaya dapat meningkatkan gairah hubungan. Namun, tak sedikit pula yang mengalami cidera parah saat proses mencukurnya. Walhasil kulit area sensitif menjadi tergores dan lecet.

Jika Anda memilih untuk mencukur habis bulu area sensitif, sebaiknya hindari melakukannya sebelum berhubungan ranjang. Sebaliknya, Anda bisa mencukur bulu beberapa hari sebelum berhubungan untuk memberikan waktu tenang pada kulit sensitif di sekitar area genital.

Dilansir dari Hello Sehat, anjuran untuk tidak mencukur bulu kemaluan sesaat sebelum berhubungan intim bukannya tanpa alasan.

BACA JUGA:  Bulu Pada Anu Pria Turunkan Gairah di Ranjang, Simak 4 Tips ini

Mencukur bulu kemaluan terbukti berkaitan dengan berbagai penyakit menular seksual. Mitos bahwa mencukur bulu kemaluan dapat menyingkirkan kutu kemaluan pun dianggap keliru.

Pedicularis pubis atau umumnya dikenal dengan kutu kemaluan tidak akan musnah dengan alat cukur, terlebih jika belum dirawat dengan pengobatan infeksi.

BACA JUGA:  Dokter Boyke Bongkar Anu Pria Berbulu Lebat, Wanita Bisa Aauuwww

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Sexually Transmitted Infections melaporkan bahwa laki-laki dan perempuan yang mencukur bulu area sensitif lebih berisiko mengidap penyakit kelamin, termasuk kutil kelamin, HPV, sifilis, gonore, klamidia hingga HIV.

Hasil temuan ini bahkan masih valid setelah peneliti memperhitungkan faktor-faktor lain, seperti usia, dan jumlah pasangan yang dimiliki.

Jika mencukur atau waxing bulu kemaluan tepat sebelum berhubungan, Anda mungkin lebih dekat dengan berbagai bahaya dan risiko tersebut.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya