Bulan Ramadhan, Pekanbaru Food Truck Buka Malam Hari

Bulan Ramadan, Pekanbaru Food Truck Buka Malam Hari
Bulan Ramadan, Pekanbaru Food Truck Buka Malam Hari

GenPI.co - Bulan Ramadhan 1440 Hijriah, berburu kuliner cepat saji berkonsep Food Truck bisa menjadi pilihan kamu untuk mencari makanan saat berada di Kota Pekanbaru.

Di kota yang dijuluki dengan sebutan kota "Bertuah" itu, ada dua belas unit Food Truk yang tersebar di delapan titik lokasi, yakni di jalan Arifin Ahmad (2 unit), jalan Diponegoro (3 unit).

Kemudian, di halaman Masjid Raya An Nur (3 unit), jalan Subrantas - Panam (2 unit), Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaca Mayang (1 unit), objek wisata Alam Mayang ( 1unit) dan di depan kantor Polisi sektor 50 (1 unit). 

Keberadaan penjual kuliner zaman now ini, menawarkan beragam kudapan, diantaranya dimsum, pisang kipas, burger, kebab, sandwich, es krim dan beragam cita rasa kopi, mulai dari jenis kopi liberika, arabika hingga robusta. 

Baca juga:

Ini 6 Rekomendasi Tempat Bukber di Semarang

K-Popers Sejati Cari Takjil Buat Buka? Nih Es Buah ala Korea

Pemilik Food Truck, Teguh mengatakan saat ini ia bersama rekan-rekanya yang tergabung di dalam komunitas Pekanbaru Food Truck selama bulan Ramadan sengaja memilih membuka usahanya pada malam hari. 

"Di bulan Ramadan tak mungkin pula kami jualan pada pagi atau siang hari. Sengaja kami off di waktu tersebut agar bisa fokus beribadah, sekaligus menghormati masyarakat muslim yang  puasa," Kata Teguh, kepada GenPI.co, Selasa (7/5). 

Teguh menuturkan, kendala-kendala ketika ia buka Food Truck di malam hari. "Biasanya sehabis tarawih terasa ngantuk ditambah pula ada razia SATPOL PP," imbuhnya. 

"Kalau bapak-bapak dari SATPOL PP datang razia, mau gak mau kami ikuti perintahnya, meskipun pelanggan lagi sepi, Food Truck tetap harus dikemas dan segera pergi," ungkap Teguh. 

Teguh berharap adanya regulasi pemerintah soal perizinan tentang hal itu. Dan Ia juga berharap kepada penyelenggara bazaar Ramadan di Pekanbaru agar bisa memfasilitasi komunitas Food Truck Pekanbaru ikut meramaikan iven Ramadan. 

"Kami identik dengan iven pasar digital (pembayaran non cash) karena para pemilik Food Truck di Pekanbaru semuanya sudah memakai pembayaran sistem ini. Sediakan aja lahan, kami siap masuk meramaikan bazaar yang ada di Pekanbaru," tukasnya menanggapi konsep food truck.


Redaktur: Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER