Kuliner Legendaris ini Wajib Dicicipi Saat Mudik ke Lamongan

Soto Lamongan adalah satu dari 10 kuliner legendaris yang wajib dinikmati saat mudik ke Lamongan. (Foto: craftlog.com)
Soto Lamongan adalah satu dari 10 kuliner legendaris yang wajib dinikmati saat mudik ke Lamongan. (Foto: craftlog.com)

GenPI.co – Kamu yang mudik ke Lamongan atau melintasi kawasan itu saat pulang kampung, sebaiknya berhenti sejenak. Sambil mengaso, nikmati kekhasan kuliner Lamomgan yang nikmat dan lezat. 

Soal kuliner, Lamongan punya banyak yang sudah terkenal. Apa saja? Simak ulasan berikut.

Soto Lamongan

Rasa-rasanya tidak ada yang tak mengenal kuliner legendaris ini. Soto Lamongan bisa ditemukan hampir diseluruh wilayah di Indonesia. Soal rasa, Soto Lamongan tidak perlu diragukan lagi. Kenikmatannya tiada duanya.

Soto Lamongan adalah soto ayam dengan ciri khas kuah kuning dengan campuran koya yang terbuat dari krupuk udang dan bawang putih yang digoreng. Rasanya sangat segar dan lezat dengan citarasa yang gurih dan enak.

Baca juga: I0 Destinasi Wisata di Temanggung, Kerennya Gak Nanggung! 

Tahu Campur

Di Lamongan, Tahu Campur termasuk menu favorit. Salah satu kuliner yang banyak dicari. Sepintas, Tahu Campur khas Lamongan ini sama dengan yang ada di beberapa daerah lain. Tapi ada satu perbedaan mendasar. 

Tahu Campur khas Lamongan disajikan menggunakan daging. Dan inilah yang membuatnya spesial. Makanya, jangan lewatkan kuliner satu ini saa mudik ke Lamongan.

Nasi Boranan

Nasi Boran adalah kuliner yang mudah sekali ditemukan saat kamu mudik ke Lamongan. Hampir di setiap sudut kota Lamongan ada penjaja Nasi Boranan. Nama Boran sendiri berasal dari nama wadah nasi anyaman bambu yang dipakai. Oleh warga, wadah itu dikenal dengan nama Boran.

Nasi Boranan terdiri dari nasi, bumbu, lauk dan rempeyek. Pelengkap lain yang melengkapi nasi boran adalah empuk (tepung yang digoreng) dan pletuk (kacang dan remah nasi aking). Bumbu dari nasi boranan terdiri dari rempah-rempah yang ditambahkan dengan cabai dan kelapa parut yang dihaluskan. Lauk selalu ditawarkan di antaranya daging ayam, jeroan, ikan bandeng, telur dadar, telur asin, tahu, tempe. 

Baca juga: Kunjungi 10 Destinasi ini Saat Mudik ke Blora 

Wingko Babat

Nama Wingko Babat sepertinya sudah sangat dikenal. Bahkan, Wingko Babat sering dijadikan oleh-oleh jika kamu berkunjung ke sejumlah kota di Pulau Jawa. Seperti Yogyakarta atau Semarang. Tapi, tahukah kamu jika Wingko berasal dari Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. 

Wingko Babat adalah jajanan berbahan dasar tepung ketan, gula pasir dan kelapa parut. Salah satu produsen Wingko Babat yang paling terkenal adalah Loe Lan Ing. Usaha Wingko Babat ini mulai dirintis sejak tahun 1900-an. Wingko Babat Loe Lan Ing berada sekitar 1 km di sebelah barat pertigaan Babat. Ini merupakan pertigaan titik temu antara kota Surabaya, Tuban, dan Bojonegoro. 

Nah kalau sedang mudik ke Lamongan, jangan lupa beli wingko babat.

Bandeng Colo-Colo

Sebagai salah satu sentra penghasil ikan tawar di Jawa Timur, Kabupaten Lamongan memiliki banyak kuliner berbahan dasar ikan bandeng. Salah satunya adalah bandeng colo-colo.

Bandeng Colo-colo merupakan olahan masakan paduan bumbu khusus. Olahannya mampu menghilangkan bau tanah dan bau amis bandeng yang selalu melekat. Makanan ini hanya bisa dijumpai di salah satu rumah makan yang berada di Jalan Sunan Giri, Lamongan.

Rawon

Rawon dikenal sebagai kuliner Jawa Timur yang banyak dijumpai di Surabaya. Namun, Lamongan juga memiliki banyak Rawon yang kenikmatannya bisa diadu.

Ciri khas Rawon adalah kuahnya yang berwarna coklat. Cara memasaknya menggunakan rempah kluwek (kluwak). Yang membuat Rawon di Lamongan berbeda, adalah penggunaan rempah kunyit saat memasak bumbunya. 

Rawon Lamongan disajikan dengan kecambah atau kacang hijau yang ditumbuhkan sedikit, masih ada sambal pedas untuk anda yang suka pedas, dan tidak ketinggalan masih ada kerupuk udang untuk menjadikan rawon ini semakin lezat.

Baca juga: Demo 22 Mei, Sentra Kuliner Benhil Aman Terkendali 

Jumbrek

Jumbrek terbuat dari campuran tepung beras, santan, dan sirup gula siwalan. Jumbrek sangat enak, wajib dinikmati saat mudik ke Lamongan. 

Kuliner ini disebut berasal dari wilayah pesisir pantai utara (pantura) Kecamatan Paciran. Salah satu pembuat jumbrek yang sudah sangat terkenal di daerah ini adalah Bu Karmini.

Es Dawet Siwalan

Daerah  pesisir Paciran, Lamongan, ada Es Dawet yang cukup terkenal. Namun bukan es dawet hijau. Melainkan, Es Dawet Siwalan. Es Dawet ini disediakan di warung-warung pinggir jalan yang akan banyak kita temui di sepanjang jalan raya Paciran.

Es Dawet Siwalan adalah minuman makanan khas Lamongan yang sangat populer. Es Dawet ini menggunakan buah dari pohon siwalan sebagai  isinya. Pohon siwalan dikenal juga dengan nama lontar.

Asem Bandeng Cak Takim

Asem bandeng Cak Takim berada di Dusun Mojomanis. Tepatnya, di Desa Lopang Kecamatan Kembang Tahu Kabupaten Lamongan. 

Asem bandeng rasanya sangat enak dan  memiliki kuah bening yang sangat segar. Di tempat wisata kuliner Lamongan ini daging bandengnya pun empuk dan lebih nikmati lagi jika disantap dengan nasi putih hangat. Pokoknya kamu wajib mencoba asem bandeng ini.

Marning

Saat mudik ke Lamongan,  jangan lupa oleh-oleh khas Lamongan, Marning. Marning adalah camilan khas Lamongan. Kuliner ini berbahan dasar jagung yang telah dikeringkan terlebih dahulu lalu kemudian digoreng hingga garing. Makanan khas ini memiliki cita rasa yang gurih serta sangat renyah dan bikin nagih.

Simak juga video menarik pilihan redaksi berikut


Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER