Sambal Sagela, Kuliner Khas Gorontalo

Sambal Sagela khas Gorontalo. 9ist)
Sambal Sagela khas Gorontalo. 9ist)

GenPI.co – Para perajin sambal sagela di Provinsi Gorontalo menggelar rembuk pangan lokal yang difasilitasi oleh Dinas Pangan Provinsi Gorontalo. Pertemuan yang bertempat di Bantayo Lami, aula kediaman mantan walikota alm Medi Botutihe, Sabtu (20/7/2019) yang dihadiri oleh para pelaku usaha kecil menengah di Gorontalo dan dinas terkait.

Para perajin sambal sagela berasal dari berbagai daerah di Gorontalo, mereka umumnya kaum wanita yang memiliki usaha ini dalam skala mikro, usaha rumah tangga.

Sambal sagela adalah sambal khas Gorontalo yang dibuat dari ikan julung-julung yang telah diasap. Sambal sagela memiliki cita rasa khas, yang dapat disajikan dalam ragam makanan, mulai sebagai sambal sampai dijadikan cita rasa nasi goring.

BACA JUGA: UMKM-Pariwisata Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Gorontalo

“Sambal sagela ini makanan tradisianal yang dibuat dengan mencampur sambal beragam bumbu dengan ikan julung-julung kering yang telah ditumbuk, aromanya khas, gurih,” kata Sila Botutihe, Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo.

Sambal Sagela, Kuliner Khas GorontaloRembuk pangan lokal pengeraji sambal sagela. Foto: Hariman

Ikan julung-julung yang menjadi bahan utama sambal ini biasanya ditangkap pada musim tertentu, banyaknya ikan ini membuat para nelayan kesulitan untuk memasarkan. Salah satu kebiasaan lama yang dilakukan nelayan adalah dengan mengasapkan ikan selama 3 hari. Dalam masa itu ikan akan mengering dandapat bertahan lama.

“Ikan ini memiliki rasa yang khas setelah diasap, kekhasan inilah yang membuat sambal sagela disukai banyak wisatawan yang datang ke Gorontalo,” ujar Sila Botutihe.

Dalam rembuk pelaku usaha sambal sagela ini, kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo, Sila Botutihe mengapresiasi ragam produk khas pelaku usaha kecil menengah ini.

“Dinas Pangan adalah intisusi yang bertanggung jawab pada ketahanan pangan di daerah. Kami mendorong inovasi ragam pangan berbasis sumberdaya hayati perikanan lokal seperti ikan julung-julung sebagai bahan baku sambal sagela,” kata Sila Botutihe yang didampingi Kepala Seksi Keamanan Pangan, Sabrawaty Razak.

"Mari kita viralkan slogan makan tak lengkap tanpa sagela," ujar Sila Botutihe.


NONTON VIDEO BERIKUT INI



Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Yasserina Rawie
Reporter
Yasserina Rawie

KULINER