Stories: Share your traveling moment!

Pengunjung Duet dengan Toto Anggit di Pasar Kumandang

Ada suasana yang berbeda di gelaran ke-28 Pasar Kumandang pada hari Minggu (23/12) lalu. Bertempat di Bukit Kumandang, Dusun Bongkotan, desa Bojasari Kecamatan Kertek, Wonosobo, beragam kuliner tradisional dan arena bermain anak ditawarkan di destinasi digital ini. Suasana bertambah meriah dengan kehadiran jawara Bintang Pantura 2 asli Wonosobo, Toto Anggit.

“Pengunjung di gelaran kali ini lebih banyak dari gelaran minggu lalu. Hari ini kami kedatangan bintang tamu spesial. Kehadiran Toto Anggit membuat pasar jadi semakin seru. Ya, Toto Anggit Effect lah”, ucap Lurah Pasar Kumandang, Sigit Budi Martono.

Kehadiran penyanyi dangdut rocker itu sangat dinantikan para pengunjung yang juga merupakan penggemar lagu-lagu dangdut ataupun pengunjung yang sekedar penasaran ingin bertemu dengan artis ibukota.

“Kemarin lihat di Instagram, katanya mas Toto mau kesini (Pasar Kumandang), saya tadi ketemu dan foto, kapan lagi bisa ketemu artis. Apalagi mas Toto ramah banget”, ungkap Randi, salah satu pengunjung.

Selama kurang lebih 2 jam, Toto Anggit memetik gitar dan menyumbangkan suara emasnya. Ada belasan pengunjung yang berebut duet dan diiringi penyanyi gondrong ini. Lagu dangdut, lagu pop bahkan tembang-tembang kenangan juga dialunkan menghibur pengunjung.

Toto berharap destinasi digital ini bisa terus eksis, “Ini kali pertama saya tampil di destinasi digital yang bertema jaman dulu tapi ngehits di media sosial, Pasar Kumandang. Nuansanya rindang, banyak pohon, dan mengingatkan akan masa kecil saya dulu dengan permainan-permainan tradisionalnya. Semoga pasar ini tetap lestari”,ucap Bintang Pantura yang ngetop dengan lagu Rasa Sayange.

Kabid Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo, Endang Lisdiyaningsih saat ditemui di Pasar Kumandang, Minggu(23/12) juga mengapresiasi perkembangan pasar selama ini. “Terima kasih untuk para pegiat dan pengelola Pasar Kumandang yang sudah konsisten mengembangkan destinasi digital ini sesuai dengan konsep alam, tradisional, kearifan lokal dan juga menjadi wisata edukasi untuk anak-anak”.

Menurut Sigit, ada rencana pada tanggal 1 Januari, Tahun Baru 2019 , Pasar Kumandang akan dibuka.

“Meskipun tahun baru jatuh di hari Selasa, sedang kami rencanakan dan persiapkan acara dan gelaran spesial untuk menyambut liburan tahun baru. Semoga antusias pengunjung juga seperti hari ini”, tambahnya.

Selain menghadirkan Toto Anggit, berlangsung pula studi banding dari desa Semawot, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro yang dihadiri oleh Kades, Ketua Pokdarwis, Camat, Sekdin Pariwisata Kabupaten Bojonegoro  dan GenPI Bojonegoro yang disambut baik oleh Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS