Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

PDIP-PKB Cuci Tangan, Bukti Dukung Bupati Nganjuk Sangat Jelas

Novi Rahman Hidayat. Foto: www.nganjukkab.go.id
Novi Rahman Hidayat. Foto: www.nganjukkab.go.id

GenPI.co - Pengamat politik Ubedilah Badrun memberi tanggapan terkait PDIP dan PKB saling lempar status kader Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat yang terjerat kasus jual beli jabatan.

Menurut dia, secara hukum Novi tidak bisa dikatakan berasal dari kedua partai tersebut apabila tidak memiliki bukti otentik kartu anggota partai.

BACA JUGAPKB Tepis Bupati Nganjuk Bukan Kadernya

"Tetapi fakta politiknya Novi Rahman Hidayat itu jadi bupati karena didukung PDIP dan PKB. Itu fakta yang tidak bisa dibantah," ujarnya kepada GenPI.co, Selasa (11/5/2021).

Ia mengatakan, Novi tidak perlu dikaitkan menjadi kader partai atau bukan. 

"Cukup jelaskan saja bahwa Novi Rahman Hidayat jadi bupati karena didukung PDIP dan PKB. Memang bukan kadernya, kok, secara administratif," ujarnya.

Sementara itu, pengamat politik Wempy Hadir Menurut Wempy menambahkan, kasus korupsi berdampak negatif terhadap citra dan elektoral partai.

Oleh sebab itu, ada partai yang mencoba menghindar dengan menegaskan yang bersangkutan bukan kader partai. 


Reporter : Panji

Redaktur : Irwina Istiqomah

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING