Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Ucapan Keras Akademisi Soal TWK KPK, Novel Dengarlah!

Penyidik senior KPK Novel Baswedan salah seorang yang didugatak lulus TWK. (Foto: JPNN/Ricardo)
Penyidik senior KPK Novel Baswedan salah seorang yang didugatak lulus TWK. (Foto: JPNN/Ricardo)

GenPI.co - Akademisi politik Philipus Ngorang menilai bahwa tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat memperkuat lembaga antirasuah tersebut.

Pasalnya, para pegawai KPK harus benar-benar memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

BACA JUGA: Novel Baswedan Geram Sekali! Firli Bahuri Sampai Disebut Begini

“Wawasan kebangsaan itu adalah cara seseorang melihat tentang diri dan lingkungannya. Nah, dirinya itu siapa? Lingkungannya itu siapa? Itu yang coba dilihat dalam tes tersebut,” ujarnya kepada GenPi.co.

Ngorang mengatakan bahwa para pegawai KPK bekerja untuk negara dan demi kemaslahatan bersama. Oleh karena itu, jangan sampai hal-hal kecil seperti perbedaan pemahaman agama menjadi bias dalam pekerjaannya.

“Mereka yang seperti itu artinya wawasan kebangsaannya bisa dibilang sempit,” katanya.

Pengajar di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie itu memaparkan bahwa urusan agama adalah masalah pribadi, sehingga tak perlu dicampuri oleh pihak lain.

“Agama itu urusan pribadi dan bangsa Indonesia memiliki keberagaman yang tinggi. Jadi, harusnya agama itu tak perlu dicampuri orang lain,” paparnya.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING