Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Megawati Blak-blakan Beber Strategi TNI di Papua: Perang Gerilya

Megawati Blak-blakan Beber Strategi TNI di Papua: Perang Gerilya (Foto: Instagram/megawati)
Megawati Blak-blakan Beber Strategi TNI di Papua: Perang Gerilya (Foto: Instagram/megawati)

GenPI.co - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri bleka-blakan mengaku pernah meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menambah personel TNI-Polri di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

BACA JUGA:  Pengakuan Rocky Gerung Sangat Mencengangkan: Wah, Bisa Habis Saya

Bahkan, Presiden kelima RI ini meminta Presiden Jokowi tidak perlu pusing dengan anggaran belanja apabila menambah personel TNI-Polri.

"Saya bilang pada Pak Jokowi begini, ‘Bapak, bapak itu mesti nambahi yang Namanya, baik TNI kita maupun polisi kita’. ‘Maksud ibu?, ‘Jumlah anggotanya’. ‘Loh bu’. ‘Sudah jangan mikirin belanja anggaran dulu’," jelas Megawati Soekarnoputri, Jumat (11/6).

Tak hanya itu, Megawati juga memberikan saran kepada Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan untuk menuntaskan konflik di Papua.

BACA JUGA:  Pengakuan Puan Maharani Sangat Mengejutkan, Megawati Marah...

Menurut Megawati, salah satu kesulitan aparat untuk menghadapi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, karena mereka lebih mengenal medan.

"Saya bilang di sini ada Pak BIN ya, Pak Budi Gunawan, 'Piye toh yo, yang namanya urusan Papua itu, menurut saya loh, itu kan mereka yang tuan rumah toh, tahu jalan-jalan tikus’," jelas Megawati.

Oleh karena itu, Megawati menyarankan Kepala BIN untuk menyiapkan strategi perang gerilya terkait penanganan konflik di Papua.


Redaktur : Tommy Ardyan

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING