Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Figur Presiden Selalu dari Jawa, Pengamat: Indonesia Kapan Maju?

TGB (Tuan Guru Bajang) Muhammad Zainul Majdi. Foto: ANTARA
TGB (Tuan Guru Bajang) Muhammad Zainul Majdi. Foto: ANTARA

GenPI.co - Kredibilitas Presiden Republik Indonesia tak hanya diukur dari asal usul kesukuan atau tanah kelahiran.

Lebih dari itu, calon pemimpin harusnya bisa memenuhi aspek kemampuan dan kelaikan untuk mengamban tugas dan amanah rakyat.

BACA JUGA:  Pengamat: Presiden Jokowi Lebih Sayang Ganjar Daripada Puan

Selama 76 tahun merdeka, pemimpin dari keturunan Jawa masih sangat dominan menempati tahta di Istana.

Melihat fenomena ini, peneliti dari Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho menilai keadaan itu menjadi penghambat langkah Indonesia. 

"Faktanya setelah hampir 76 tahun merdeka dan hampir semua pemimpin ialah orang Jawa, bangsa Indonesia gagal untuk menjadi negara maju," beber Catur kepada GenPI.co, Jumat (18/6). 

BACA JUGA:  Taktik Cerdas Prabowo Subianto Buka Peluang Jadi Presiden 2024

Menurutnya, dengan sumber daya yang melimpah dari berbagai faktor seharusnya Indonesia bisa menjadi negara maju. 

Sebab, Catur menganggap bahwa Indonesia tidak akan pernah kekurangan calon pemimpin yang layak meski bukan orang Jawa. 

Selain itu, Catur menilai pemerintah terlihat abai tentang SDM yang melimpah tersebut. 


Reporter : Puji Langgeng

Redaktur : Hafid Arsyid

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING