Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Pengamat Beri Saran ke TNI-Polri soal Madura, Masuk Akal Juga

Presiden Joko Widodo memberi titah lanjutan kepada TNI dan Polri untuk mengamankan keadaan usai covid-19 kembali meledak. (Foto: ANTARA)
Presiden Joko Widodo memberi titah lanjutan kepada TNI dan Polri untuk mengamankan keadaan usai covid-19 kembali meledak. (Foto: ANTARA)

GenPI.co - Presiden Joko Widodo memberi titah lanjutan kepada TNI dan Polri untuk mengamankan keadaan usai covid-19 kembali meledak.

Situasi polemik yang terjadi di Madura terkait ketidakadilan menjadi sorotan di tengah pandemi covid-19.

BACA JUGA:  Covid-19 Madura, 2.600 Pengendara Rapid Antigen di Suramadu

Pengamat Keamanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menyoroti langkah aparat hukum dalam menyikapi polemik tersebut.

Menurut dia, TNI-Polri terkesan abai saat menegakkan keamanan terkait protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.

"Faktanya kemarin lebaran masih banyak yang lolos dalam penyekatan, sehingga warga bisa menilai aparat abai terhadap tugasnya," ucap Khairul kepada GenPI.co, Selasa (22/6).

BACA JUGA:  Covid-19 di Madura Membludak, Penyekatan Makin Diperketat

Polemik di Madura, kata Khairul, aparat hukum perlu memberi pesan kuat kepada masyarakat terkait keseriusan dalam mengendalikan situasi keamanan.

Khairul lantas menjelaskan bahwa pesan yang diberikan tentang kesadaran bukan rasa takut.

"Penting memberikan pesan yang kuat kepada warga Madura maupun Surabaya, bahwa aparat serius tidak ada pengecualian serta prosedur dijalankan," jelasnya.


Reporter : Puji Langgeng

Redaktur : Cosmas Bayu

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING