Suara Lantang IPW, Kapolri Harus Berani Mencopot Kapolda!

Suara Lantang IPW, Kapolri Harus Berani Mencopot Kapolda! - GenPI.co
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Ricardo/JPNN.com

GenPI.co - Pelaksana Tugas Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersikap tegas kepada para bawahan terkait pencapaian target vaksinasi Covid-19.

Menurut Sugeng, Jenderal Listyo harus berani mencopot Kapolda yang tidak mampu mencapai target vaksinasi massal sampai HUT ke-76 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2021.  
 
“Menurut IPW, sebagai pertanggungjawaban publik dan kepada Presiden Jokowi, Kapolri harus tegas dan konsisten dengan target dan strategi yang dilakukannya,” kata Sugeng Teguh Santoso dalam siaran persnya, Senin (2/8).
 
Sebelumnya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan target dan strategi pelaksanaan percepatan vaksinasi massal yang diharapkan bisa mencapai 70 persen. 

Dia menuturkan bahwa Kapolri juga sudah menginstruksikan kepada seluruh Kapolda agar menjalankan strategi itu sehingga mencapai target vaksinasi massal.  
 
Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan perintahnya untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19 pada Agustus sebanyak 2 juta suntikan setiap hari.

BACA JUGA:  Soal Papua, IPW Kena Warning Satgas Newangkawi! Ternyata...

Sehingga target 43,7 juta suntikan seharusnya dapat tercapai. 
 
Menurutnya, target ini lebih tinggi dari Juli yang hanya ditarget 34 juta suntikan. 

“Sementara, untuk September targetnya 53 juta suntikan, Oktober 84 juta, November 80,9 juta, dan Desember 71,7 juta suntikan vaksin,” beber Sugeng.

BACA JUGA:  Mendekati Hari Kemerdekaan RI, Kapolri Gencar Lakukan Ini

Dengan adanya Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang sudah mengakar di desa/kelurahan di seluruh Indonesia, Kapolri semestinya sangat mudah untuk memenuhi targetnya. 
 
“Oleh karena itu, Kapolri harus menerapkan reward and punishment terhadap kepala satuan wilayah baik Kapolda, Kapolres maupun Kapolsek agar bisa mengejar target yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi,” kata Sugeng. 
 
Oleh karena itu, ujar Sugeng, bagi Kapolda yang gagal memenuhi target maka sudah sepatutnya dicopot dan diganti. 
 
“Demikian juga di tataran Kapolres dan Kapolsek, harus diberi penghargaan buat yang berhasil dan diberi sanksi bagi yang gagal,” ujarnya. 
 
Lebih lanjut, Sugeng menyebut hal ini perlu untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. 
 
“Karena Covid-19 ini musuh yang tidak kelihatan dan memakan banyak korban jiwa termasuk anggota Polri,” pungkas Sugeng Teguh Santoso. (cuy/jpnn)

Heboh..! Coba simak video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara