
GenPI.co - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) Rudi S Kamri menanggapi wacana Presiden Jokowi menentukan sirkuit Formula E Jakarta.
Menurutnya, Formula E yang bermasalah karena masih diselidiki KPK tidak layak ditangani oleh Presiden Jokowi.
"Ini sangat receh, ya. Saya tidak mau Presiden Jokowi diseret dalam gelaran bermasalah seperti Formula E," ujar Rudi kepada GenPI.co, Minggu (28/11).
BACA JUGA: KPK Bisa Ambil Data Commitment Fee, Korupsi Formula E Memanas
Rudi menjelaskan Pemprov DKI Jakarta harus bertanggung jawab dalam bentuk apa pun terkait Formula E.
Sebab, kata dia, KPK tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi setelah mendapat temuan dari BPK DKI Jakarta.
BACA JUGA: Sengkarut Formula E, Ada Kaitannya Anies Baswedan dengan Jokowi
"Formula E sangat bermasalah, jadi Pemprov DKI harus tanggung jawab. Sebab, Formula E menggunakan duit rakyat Jakarta," jelasnya.
Kendati demikian, Rudi mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait membalas isu tersebut.
BACA JUGA: Formula E Pertaruhan Politik Anies Baswedan Menuju 2024
Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan bahwa gelaran Formula E bakal ditentukan Pemprov DKI Jakarta, bukan Presiden Jokowi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News